Makro 24 Mar 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Harga Emas Pulih Usai Trump Tunda Serangan ke Infrastruktur Energi Iran

harga emas spot hanya turun 0,4 persen menjadi USD4.470,36 per ons setelah sebelumnya turun lebih dari 8 persen

Harga emas mengalami pemulihan dari level terendah selama empat bulan pada Senin, 23 Maret 2026

Ilustrasi: Sebongkah emas (gold nugget). (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)
Ilustrasi: Sebongkah emas (gold nugget). (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)

KABARBURSA.COM - Harga emas mengalami pemulihan dari level terendah selama empat bulan pada Senin, 23 Maret 2026 setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menunda rencana serangan  terhadap infrastruktur energi Iran. 

Mengutup Reuters, harga emas spot hanya turun 0,4 persen menjadi USD4.470,36 per ons setelah sebelumnya turun lebih dari 8 persen ke level terendah sesi di USD4.097,99. Pada hari Jumat, harga emas mencatatkan kinerja mingguan terburuk sejak tahun 1983.

Sementara itu Harga emas berjangka AS juga mengalami penurunan sebesar 2,2 persen menjadi USD4.471,60.

"Aksi jual besar-besaran semalam merupakan kelanjutan dari likuidasi jangka panjang yang telah kita lihat selama beberapa sesi terakhir, sebagian besar didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

David mengatakan pembalikan harga yang dramatis terjadi setelah komentar Donald Trump. Ia menyebut berita utama itu memicu pembalikan luas di seluruh pasar - logam, energi, dan ekuitas. 

"Wajar untuk berasumsi bahwa volatilitas akan terus berlanjut," tambahnya.

Emas, meskipun memiliki reputasi sebagai aset lindung nilai inflasi dan aset aman, kesulitan untuk mendapatkan keuntungan karena suku bunga yang tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Adapun Trump mengatakan AS dan Iran telah mengadakan pembicaraan konstruktif dengan menunda serangan apa pun terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi.

Pembicaraan dengan Iran akan berlanjut sepanjang minggu. Namun, kantor berita Fars Iran,  mengatakan tidak ada komunikasi langsung atau tidak langsung dengan AS.

Diketahui, harga emas spot telah turun lebih dari 15 persen sejak konflik Timur Tengah dimulai pada 28 Februari 2026, dan telah merosot sekitar 20 persen dari puncak rekornya sebesar USD5.594,82 yang dicapai pada 29 Januari.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 3,3 persen menjadi USD70,01 per ons, sementara platinum turun 1,1 persen ke level USD1.901,53. Sedangkan palladium bertambah 3,4 persen ke harga USD1.450,79. (*) 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait