Makro 26 Nov 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Harga Emas Stabil, Imbas Ekspetasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Hal ini terjadi karena data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang melemah dari perkiraan

Hal ini terjadi karena data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang melemah dari perkiraan

Ilustrasi - Emas perhiasan. Foto: Dok KabarBursa.
Ilustrasi - Emas perhiasan. Foto: Dok KabarBursa.

KABARBURSA.COM - Harga emas bertahan stabil pada perdagangan Selasa, 25 November 2025. Hal ini terjadi karena data penjualan ritel Amerika Serikat (AS) yang melemah dari perkiraan sehingga memperkuat ekspektasi pedagang bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga pada bulan Desember.

Mengutip Reuters, harga emas stagnan level USD4.139,79 per ons. Diketahui, harga  emas sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 14 November, dan naik hampir 2 persen pada hari Senin setelah beberapa pembuat kebijakan bank sentral AS mengisyaratkan dukungan untuk penurunan suku bunga ketiga tahun ini.

Sementara itu emas berjangka AS  untuk pengiriman Desember ditutup 1,1 persen lebih tinggi di level USD4.140 per ons.

"Ada harapan baru untuk penurunan suku bunga pada bulan Desember berdasarkan pernyataan dovish The Fed baru-baru ini, dan (data) ini tampaknya tidak mengubahnya," kata Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Data CME Group menunjukkan, pasar memperkirakan peluang sebesar 85 persen akan terjadinya pemotongan suku bunga Fed bulan depan, diibandingkan dengan 50 persen minggu lalu .

Sementara itu, probabilitas sebesar 65 persen akan terjadinya pengurangan lagi dalam biaya pinjaman pada bulan Januari.

Gubernur Fed, Stephen Miran mengatakan pada hari Selasa bahwa pasar kerja yang memburuk memerlukan pemotongan suku bunga lebih lanjut, hal ini menggemakan pernyataan dovish dari Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Senin.

Emas yang tidak menghasilkan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah, dan selama ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi.

"Kondisi mendasar berupa ketidakpastian ekonomi yang berkelanjutan, turbulensi geopolitik , dan ekspektasi dovish The Fed terus mendukung harga emas (dalam jangka pendek)," ujar analis ActivTrades, Ricardo Evangelista.

Adapun di satu sisi, perak spot  turun 0,3 persen menjadi USD51,21 per ons, platinum <  naik 0,2 persen menjadi USD1.546,42 dan paladium  naik 0,1 persen menjadi USD1.397,49.(*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait