Makro 25 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Harga Minyak Ambles Lima Persen usai Trump Bicara Iran

WTI dan Brent kompak melemah tajam setelah Donald Trump menyebut negosiasi pembukaan Selat Hormuz berjalan konstruktif.

Harga minyak dunia turun hampir 5 persen setelah Donald Trump mengklaim negosiasi Iran terkait Selat Hormuz mulai menunjukkan progres.

Ilustrasi: Alat pengangkat minyak dari dalam tanah. (Foto: AI untuk KabarBursa)
Ilustrasi: Alat pengangkat minyak dari dalam tanah. (Foto: AI untuk KabarBursa)

KABARBURSA.COM – Harga minyak mentah dunia turun lebih dari 4 persen pada perdagangan Minggu setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negosiasi dengan Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz menunjukkan perkembangan positif.

Dilansir CNBC, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun hampir 5 persen ke level USD92,05 per barel pada pukul 18.40 waktu setempat. Sementara minyak Brent sebagai acuan internasional juga melemah hampir 5 persen ke posisi USD98,88 per barel.

“Negosiasi berjalan secara tertib dan konstruktif. Saya juga telah memberi tahu para perwakilan saya agar tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu berada di pihak kami,” ujar Trump dalam unggahan media sosial pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sehari sebelumnya, Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz pada dasarnya sudah hampir rampung dan akan segera diumumkan.

Namun sebelumnya Trump juga beberapa kali menyebut konflik dengan Iran mendekati penyelesaian, meski pada akhirnya ketegangan kembali meningkat dan harga minyak kembali melonjak.

Iran diketahui memberlakukan blokade de facto terhadap jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz sejak awal Maret sebagai respons atas serangan udara Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Republik Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah petinggi lainnya.

Blokade tersebut memangkas ekspor minyak dari Timur Tengah secara drastis dan memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait