Makro 14 Apr 2026 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Harga Plastik Melonjak, Tekanan Geopolitik Global Mulai Hantam UMKM

Tekanan global kini tidak lagi terhenti pada sektor energi atau industri berskala besar, melainkan telah merambah hingga ke biaya dasar produksi usaha kecil

Dampak ekonomi dari konflik geopolitik global kian merembes ke dalam negeri. Perlahan, namun pasti. Salah satu indikasinya terlihat dari lonjakan harga plastik

Harga Plastik Melonjak, Tekanan Geopolitik Global Mulai Hantam UMKM
Harga Plastik Melonjak, Tekanan Geopolitik Global Mulai Hantam UMKM

KABARBURSA.COM - Dampak ekonomi dari konflik geopolitik global kian merembes ke dalam negeri. Perlahan, namun pasti. Salah satu indikasinya terlihat dari lonjakan harga plastik yang kini mulai membebani sektor usaha mikro.

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku utama seperti nafta, imbas konflik yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah. Dalam kondisi ini, Indonesia berada pada posisi rentan. Ketergantungan impor bahan baku plastik yang mencapai sekitar 60 persen menjadi celah yang sulit dihindari.

“Tekanan global kini tidak lagi terhenti pada sektor energi atau industri berskala besar, melainkan telah merambah hingga ke biaya dasar produksi usaha kecil,” ujar Yoyok di Jakarta, Selasa 14 April 2026.

Ia menilai, fenomena ini menjadi cerminan nyata betapa industri nasional masih bertumpu pada rantai pasok global, khususnya untuk komoditas berbasis petrokimia yang sangat sensitif terhadap gejolak eksternal.

Dampaknya tidak berhenti di tingkat produsen. Yoyok menambahkan, efek berantai mulai terasa di tengah masyarakat. Harga makanan merangkak naik. Ukuran produk menyusut diam-diam—sebuah fenomena yang kerap luput dari perhatian, namun nyata dirasakan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa jika konflik global berlangsung dalam horizon waktu yang panjang, maka tekanan ekonomi berpotensi meluas. Sektor pariwisata berbasis UMKM hingga denyut ekonomi lokal bisa ikut tergerus.

“Yang sedang diuji bukan semata daya tahan industri besar, melainkan apakah usaha kecil masih memiliki ruang untuk bertahan di tengah tekanan global yang kian intens,” tegas politisi Fraksi Partai NasDem tersebut.

Komisi VII DPR, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga bahan penunjang produksi. Langkah-langkah korektif pun didorong. Tujuannya jelas—agar pelaku UMKM tidak menjadi pihak yang paling terdampak dalam pusaran krisis global yang semakin kompleks.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait