Makro 08 May 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

Holding UMi BRI Group Layani 33,7 Juta Nasabah Mikro

Holding UMi BRI, Pegadaian, dan PNM memperkuat akses pembiayaan, investasi emas, hingga asuransi mikro bagi jutaan pelaku usaha.

Holding Ultra Mikro BRI layani 33,7 juta nasabah hingga Maret 2026, dorong inklusi keuangan dan graduasi usaha mikro di Indonesia.

Holding UMi BRI Group perkuat ekosistem usaha mikro nasional, berikut capaian kinerjanya dalam lima tahun terakhir. Foto: dok. BRI
Holding UMi BRI Group perkuat ekosistem usaha mikro nasional, berikut capaian kinerjanya dalam lima tahun terakhir. Foto: dok. BRI

KABARBURSA.COM - Holding Ultra Mikro (UMi) BRI Group melaporkan kinerjanya dalam penguatan literasi dan inklusi keuangan serta fondasi ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Diketahui holding UMi BRI Group yang terbentuk sejak 13 September 2021, 
dipimpin PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Hingga akhir Maret 2026, holding UMi BRI Group telah menjangkau lebih dari 33,7 juta nasabah pinjaman dan mengelola lebih dari 166 juta rekening simpanan mikro.

Bagi BRI Group, capaian ini menunjukkan besarnya penetrasi layanan keuangan mikro yang dibangun Holding UMi sejak resmi lima tahun silam.

Di saat yang sama, tingginya jumlah rekening juga mencerminkan meningkatnya inklusi keuangan masyarakat ke dalam sistem formal nasional.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya mengatakan, keberhasilan Holding UMi tidak hanya diukur dari sisi pertumbuhan bisnis, tetapi juga dampaknya terhadap pengembangan kapasitas usaha masyarakat.

“Holding UMi telah berkembang menjadi ekosistem yang tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat literasi keuangan dan investasi, serta menciptakan jalur kenaikan kelas yang lebih terstruktur dan terukur bagi pelaku usaha, sehingga memperkuat daya saing di segmen mikro,” ujarnya lewat keterangan resmi, Jumat 8 Mei 2026.

Menurut Akhmad, Holding UMi merupakan penyalur pembiayaan yang sekaligus membangun ekosistem layanan keuangan terintegrasi untuk pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Selain memperluas akses kredit, Holding UMi juga memperkuat layanan investasi berbasis emas melalui pengembangan bullion business, dan inovasi digital Pegadaian lewat aplikasi Tring.

Langkah tersebut dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan investasi emas yang lebih praktis.

Hingga Triwulan I 2026, total tabungan emas dan deposito emas dalam ekosistem UMi BRI Group tercatat mencapai 22 ton. Angka itu mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi emas.

Di sisi lain, program pemberdayaan usaha mikro juga menunjukkan hasil positif. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, sebanyak 1,2 juta debitur tercatat berhasil naik kelas atau graduasi menuju skala usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Akhmad menilai, penguatan ekosistem UMi harus dibarengi dengan perlindungan finansial yang memadai bagi masyarakat.

“Penguatan ekosistem UMi tidak hanya berbicara soal akses pembiayaan, tetapi juga bagaimana membangun ketahanan finansial masyarakat secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, perlindungan melalui asuransi mikro menjadi elemen yang semakin penting. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah pemegang polis asuransi mikro tercatat bertambah sebanyak 7,9 juta polis,” jelasnya.

Sebagai bagian dari integrasi layanan, Holding UMi BRI Group juga terus memperluas Sentra Layanan Ultra Mikro (SenyuM) Co-Location, yakni outlet bersama yang melayani nasabah BRI, Pegadaian, dan PNM secara terpadu.

Sampai Maret 2026, jumlah outlet SenyuM Co-Location telah mencapai 1.035 titik layanan di berbagai wilayah Indonesia. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait