Makro 29 Apr 2026 Penulis: Gusti Ridani Editor: Uslimin Usle

Investasi Jumbo Hilirisasi, Danantara Gelontorkan Rp450 Triliun

Investasi tersebut terpisah dari proyek hilirisasi tahap I yang mencakup 11 proyek dan tahap II sebanyak 13 proyek yang mulai dikerjakan pada hari yang sama

CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut pihaknya telah menjalankan sejumlah proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai USD26 miliar

Investasi Jumbo Hilirisasi, Danantara Gelontorkan Rp450 Triliun
Investasi Jumbo Hilirisasi, Danantara Gelontorkan Rp450 Triliun

KABARBURSA.COM - CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut pihaknya telah menjalankan sejumlah proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai USD26 miliar atau setara Rp450,42 triliun. Nilai tersebut berasal dari proyek-proyek yang berjalan di luar fase hilirisasi tahap I dan II.

Rosan menjelaskan, proyek-proyek hilirisasi tersebut telah lebih dulu berjalan sebelum dimulainya program hilirisasi tahap I pada Februari 2026.

“Memang sebelumnya sudah ada yang berjalan juga di luar fase pertama dan kedua. Sudah ada proyek, seperti hilirisasi kelapa,” ujar Rosan dalam acara groundbreaking proyek hilirisasi tahap II di Cilacap, Rabu, 29 April 2026.

Ia menambahkan, selain sektor kelapa, Danantara juga telah mengembangkan proyek hilirisasi di industri kimia sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

“Kalau kita akumulasikan, proyek-proyek yang sudah berjalan di luar rencana pembangunan baru itu nilainya kurang lebih USD26 miliar,” jelasnya.

Menurut Rosan, investasi tersebut terpisah dari proyek hilirisasi tahap I yang mencakup 11 proyek dan tahap II sebanyak 13 proyek yang mulai dikerjakan pada hari yang sama.

Salah satu proyek yang telah lebih dahulu beroperasi adalah fasilitas industri kimia milik PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon. Pabrik tersebut mulai beroperasi sejak November 2025 dan memproduksi berbagai produk petrokimia.

Kompleks industri yang berdiri di atas lahan seluas 110 hektare itu memiliki kapasitas naphtha cracker mencapai 3 juta ton per tahun. Dari proses tersebut dihasilkan sekitar 1 juta ton etilena, 520 ribu ton propilena, 350 ribu ton polipropilena, 140 ribu ton butadiena, serta 400 ribu ton BTX (benzena, toluena, dan xilena) setiap tahun.

Pengembangan proyek hilirisasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri serta memperkuat struktur industri nasional.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
GU
Jurnalis Madya

Gusti Ridani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait