Makro 14 Feb 2026 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Jelang Ramadan 2026, Harga Bawang Merah dan Cabai Rawit di Pasar Kramat Jati Melonjak

Tony, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengatakan harga bawang merah kini sudah menyentuh Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram

Harga bawang merah dan cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, mulai mengalami kenaikan

Penjual cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta (Foto: Kabarbursa/Nade)
Penjual cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta (Foto: Kabarbursa/Nade)

KABARBURSA.COM - Harga bawang merah dan cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, mulai mengalami kenaikan menjelang bulan suci Ramadan 2026.

Tony, salah satu pedagang di pasar tersebut, mengatakan harga bawang merah kini sudah menyentuh Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya berkisar Rp25.000–Rp30.000 per kilogram.

“Naik semua. Kemarin masih Rp30.000–Rp25.000, sekarang sudah Rp35.000 sampai Rp40.000,” ujar Tony saat ditemui di lokasi, Sabtu, 14 Februari 2026.

Untuk bawang merah kualitas pilihan, harga bahkan mencapai Rp45.000 per kilogram. Sementara bawang merah kupasan dibanderol sekitar Rp55.000 per kilogram.

Berbeda dengan bawang merah, Tony berujar harga bawang putih relatif stabil di kisaran Rp30.000–Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit. Menurut Tony, tren kenaikan harga sudah berlangsung sekitar lima hari terakhir dan diperkirakan masih akan berlanjut mendekati bulan puasa.

Ia membeberkan menjelang Ramadan tahun ini, harga cabai rawit per kilogram menyentuh Rp110 ribu, sedangkan harga normal sebelum kenaikan hanya Rp70 ribu per kilogram.

Tony menjelaskan, kenaikan harga dipicu kombinasi meningkatnya permintaan dan faktor cuaca. Musim hujan menyebabkan sebagian hasil panen terganggu, bahkan ada yang terdampak banjir sehingga pasokan dari daerah berkurang.

“Di daerah kemarin sedikit, dapat banjiran juga. Yang belanja orang banyak,” katanya.

Ia juga menilai peningkatan aktivitas konsumsi turut mendorong harga naik. Namun, untuk kapan harga akan kembali normal, Tony mengaku belum dapat memastikan.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, Tony menyebut harga saat itu relatif lebih murah. Kenaikan tahun ini mulai terasa sejak awal tahun dan semakin terlihat mendekati Ramadan.

Dengan tren kenaikan yang mulai terjadi, pedagang memperkirakan harga komoditas pangan masih berpotensi berfluktuasi dalam beberapa pekan ke depan, tergantung kondisi pasokan dan cuaca di sentra produksi. (Nade) (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait