Makro 11 Feb 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Syahrianto

KAI Sediakan 1,2 Juta Kursi dan Diskon 30 Persen untuk Mudik 2026, Tiket Tambahan Mulai 11 Februari

PT Kereta Api Indonesia menyiapkan kapasitas besar dan tiket tambahan guna mendukung kebijakan potongan tarif transportasi pada periode Angkutan Lebaran 2026.

KAI menyediakan 1,2 juta kursi dengan diskon 30 persen untuk mudik Lebaran 2026. Tiket kereta tambahan mulai dijual 11 Februari melalui kanal resmi.

KAI menyediakan 1,2 juta kursi dengan diskon 30 persen untuk mudik Lebaran 2026. Tiket kereta tambahan mulai dijual 11 Februari melalui kanal resmi. Foto: IG @kai121_
KAI menyediakan 1,2 juta kursi dengan diskon 30 persen untuk mudik Lebaran 2026. Tiket kereta tambahan mulai dijual 11 Februari melalui kanal resmi. Foto: IG @kai121_

KABARBURSA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mulai mempersiapkan layanan angkutan Lebaran 2026 dengan menyiapkan lebih dari 1,2 juta kursi bagi masyarakat. Kesiapan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tarif 30 persen sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempermudah mobilitas pemudik pada periode puncak perjalanan tahunan. Kebijakan potongan tarif transportasi sendiri telah diumumkan pemerintah dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Triwulan I 2026 dan Kesiapan Angkutan Idul Fitri 2026 yang berlangsung di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa insentif transportasi pada masa Hari Besar Keagamaan Nasional bertujuan mendorong pergerakan masyarakat, menggeliatkan sektor pariwisata, serta menopang pertumbuhan ekonomi nasional pada awal tahun.

Data pemerintah menunjukkan mobilitas masyarakat pada Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang, sedangkan pergerakan pada periode libur Natal dan Tahun Baru tercatat 110,43 juta orang. Aktivitas ekonomi pada tahun tersebut juga tumbuh sekitar 5,11 persen. Melihat tren itu, pemerintah kembali menyiapkan stimulus transportasi untuk 2026 dengan total anggaran Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN.

Untuk moda kereta api, potongan tarif sebesar 30 persen ditetapkan bagi perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini kemudian ditindaklanjuti KAI dengan menyiapkan kapasitas angkutan yang memadai sekaligus memastikan mekanisme diskon dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah tersebut langsung diintegrasikan ke dalam sistem penjualan tiket resmi KAI.

“Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI menyiapkan lebih dari 1,2 juta tempat duduk selama Angkutan Lebaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui kanal resmi penjualan mulai sore ini,” ujar Anne dalam keterangan tertulis dikutip Rabu, 11 Februari 2026.

Selain mengandalkan kapasitas reguler, KAI juga menambah frekuensi perjalanan kereta api untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama masa mudik dan balik. Tambahan kapasitas tersebut mencapai 660 ribu kursi, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan jadwal perjalanan.

“Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi seperti aplikasi Access by KAI, mulai 11 Februari 2026 pukul 00.01 WIB,” kata Anne.

Perkembangan penjualan tiket hingga awal Februari menunjukkan antusiasme masyarakat sudah mulai terlihat. Hingga 10 Februari 2026 pukul 07.00 WIB, tiket kereta api reguler untuk keberangkatan 11 hingga 27 Maret 2026 telah terjual sebanyak 848.188 tiket.

Data sementara memperlihatkan puncak pemesanan terjadi pada 24 Maret 2026 dengan 69.724 tiket terjual. Di bawahnya menyusul 23 Maret dengan 68.904 tiket, kemudian 19 Maret sebanyak 66.201 tiket, dan 18 Maret dengan 64.127 tiket. Di luar tanggal-tanggal tersebut, ketersediaan kursi masih cukup longgar sehingga masyarakat masih memiliki keleluasaan menentukan jadwal perjalanan.

Dari sisi tujuan perjalanan, permintaan sementara masih didominasi rute-rute utama di Pulau Jawa. Relasi Gambir menuju Yogyakarta, Gambir menuju Semarang Tawang, serta Pasarsenen menuju Lempuyangan menjadi jalur favorit pemudik.

Pola tersebut menggambarkan peran penting kereta api sebagai moda transportasi andalan saat musim mudik. Pada koridor-koridor padat penumpang, kereta api tetap menjadi pilihan utama karena faktor ketepatan waktu dan kenyamanan.

Seiring dimulainya penjualan tiket dengan skema diskon, KAI mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal. Dengan kapasitas reguler yang besar ditambah tiket tambahan, serta dukungan potongan tarif dari pemerintah, diharapkan proses mudik dan balik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait