Makro 17 Feb 2026 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Libur Imlek, 245 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali

Aktivitas kendaraan menebal, seiring masyarakat memanfaatkan momentum libur Tahun Baru Imlek

Pengelola Jalan Tol Cikopo–Palimanan atau Astra Tol Cipali mencatat lonjakan arus kendaraan selama periode libur Imlek.

Ilustrasi Kendaraan di Jalan Tol. Foto: Dok KabarBursa.com
Ilustrasi Kendaraan di Jalan Tol. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Pengelola Jalan Tol Cikopo–Palimanan atau Astra Tol Cipali mencatat lonjakan arus kendaraan selama periode libur Imlek. Dalam rentang 13–15 Februari 2026, sebanyak 245 ribu kendaraan melintasi ruas tol strategis di Jawa Barat tersebut. Angka yang tak kecil. Mobilitas meningkat tajam.

Corporate Communications & Sustainability Management Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, menyebut volume lalu lintas itu melampaui rata-rata harian normal. Aktivitas kendaraan menebal, seiring masyarakat memanfaatkan momentum libur Tahun Baru Imlek untuk bepergian ke berbagai destinasi.

Puncak arus terjadi pada 14 Februari 2026. Sekitar 88 ribu kendaraan tercatat melintas hanya dalam satu hari—melonjak 52 persen dibandingkan kondisi normal. Lonjakan itu menggambarkan euforia perjalanan yang terakumulasi dalam satu titik waktu.

Meski demikian, tren mulai melandai sehari berselang. Pada 15 Februari 2026, total kendaraan yang melintas berada di kisaran 80 ribu unit. Tetap tinggi. Bahkan masih 39 persen di atas volume lalu lintas harian rata-rata di ruas Tol Cipali.

Manajemen memastikan pemantauan dilakukan secara kontinu. Pengaturan lalu lintas diterapkan secara adaptif guna menjaga kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan selama periode libur. Stabilitas arus menjadi prioritas.

Di saat bersamaan, pekerjaan pemeliharaan jalan tetap dijalankan di sejumlah titik. Langkah ini ditempuh demi menjaga kualitas infrastruktur dan kenyamanan berkendara dalam jangka panjang. Prosesnya tidak dilakukan sembarangan.

Koordinasi intensif dengan kepolisian menjadi kunci. Rekayasa lalu lintas diterapkan secara situasional agar pekerjaan konstruktif tetap berjalan tanpa mengganggu arus kendaraan secara signifikan.

Manajemen pun mengimbau para pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian. Informasi lalu lintas perlu dipantau secara berkala. Perjalanan yang aman berangkat dari persiapan yang matang.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait