Makro 19 Jan 2026 Penulis: Harun Rasyid Editor: Hutama Prayoga

Livin’ by Mandiri Pacu Digitalisasi Perbankan, Transaksi Tembus Rp14.195 Triliun

Livin’ by Mandiri mencatat 99,2 persen transaksi ritel nontunai Bank Mandiri, dengan 36,5 juta pengguna dan nilai transaksi Rp14.195 triliun hingga 2025.

Didukung 36,5 juta pengguna, Livin’ by Mandiri mendorong lonjakan transaksi digital Bank Mandiri hingga Rp14.195 triliun per November 2025.

Livin’ by Mandiri dominasi transaksi digital Bank Mandiri dengan 99,2 persen transaksi non-tunai. Berikut deretan pencapaian perseroan hingga November 2025. Foto: dok. Bank Mandiri
Livin’ by Mandiri dominasi transaksi digital Bank Mandiri dengan 99,2 persen transaksi non-tunai. Berikut deretan pencapaian perseroan hingga November 2025. Foto: dok. Bank Mandiri

KABARBURSA.COM - Bank Mandiri mengumumkan pencapaiannya dalam digitalisasi perbankan nasional.

Hingga akhir November 2025, 99,2 persen transaksi ritel non-cash Bank Mandiri dipastikan telah dilakukan secara digital melalui platform Livin’ by Mandiri.

Bagi perseroan, Livin' by Mandiri dinilai menjadi tulang punggung utama peningkatan transaksi sekaligus perluasan inklusi keuangan untuk masyarakat.

Aspek tersebut didorong oleh pemulihan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Kini aplikasi super digital milik bank berkode  emiten BMRI tersebut, terus mencatat pertumbuhan solid, baik dari sisi pengguna maupun volume transaksi.

Data Bank Mandiri menunjukkan, jumlah pengguna Livin’ by Mandiri telah menembus 36,5 juta hingga 30 November 2025, atau mengalami pertumbuhan sebesar 27,1 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Kenaikan jumlah pengguna Livin' by Mandiri tersebut turut mendorong peningkatan frekuensi transaksi, yang mencapai 11,36 miliar transaksi atau naik 21,6 persen YoY.

Sementara itu, nilai transaksi Livin’ by Mandiri juga positif dengan pertumbuhan 6,75 persen YoY atau mencapai Rp14.195 triliun.

Capain tersebut mencerminkan peran Livin’ by Mandiri sebagai aplikasi utama transaksi harian hingga pengelolaan keuangan masyarakat.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyatakan, kinerja positif tersebut ditopang oleh penguatan layanan digital yang dilakukan secara konsisten dengan fokus pada kemudahan transaksi, serta optimalisasi ekosistem Bank Mandiri.

“Sejalan dengan kebutuhan nasabah akan layanan yang cepat dan praktis, Bank Mandiri menghadirkan Livin’ by Mandiri sebagai solusi digital yang menyederhanakan proses transaksi agar berjalan lebih efisien dan efektif,” ujar Riduan lewat keterangan resmi, Senin 19 Januari 2026.

Lebih lanjut, pengembangan fitur menjadi kunci akselerasi penggunaan Livin’. Salah satu fitur yang mencatat adopsi signifikan adalah QRIS Tap.

Fitur ini memungkinkan pengguna ponsel pintar berbasis Android dapat bertransaksi dengan mudah. Caranya cukup dengan menempelkan ponsel berteknologi NFC ke mesin EDC atau gate transportasi publik, tanpa perlu memindai QR secara manual.

Fitur ini telah digunakan di berbagai moda transportasi, seperti Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, LRT Jabodebek, hingga Damri, sejak diluncurkan pada pertengahan 2025.

Di sisi transaksi lintas negara, Livin’ by Mandiri juga memperluas kapabilitas melalui QR Cross Border, termasuk layanan pembayaran QRIS di Jepang, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan mekanisme yang sama seperti di dalam negeri.

Selain itu, minat nasabah juga terlihat dari pemanfaatan Tabungan Multi Currency yang memungkinkan pengelolaan berbagai mata uang asing dalam satu rekening utama.

Terbaru, Livin’ menambahkan mata uang Korean Won (KRW) yang dapat dihubungkan ke Mandiri Debit Visa untuk transaksi di Korea Selatan tanpa konversi kurs.

Tak hanya transaksi, Livin’ by Mandiri juga mencatat pertumbuhan pada fitur investasi. Sejak diluncurkan pada September 2025, fitur Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Sekunder memungkinkan nasabah berinvestasi mulai dari Rp1 juta, dengan akses data harga dan imbal hasil secara transparan.

Riduan menambahkan, Bank Mandiri akan terus berupaya mengembangkan Livin’ by Mandiri sebagai bagian dari peran strategis perseroan dalam mendukung ekonomi digital nasional.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong akselerasi digital melalui pengembangan fitur yang dirancang agar manfaat dan nilai tambahnya dapat dirasakan secara nyata oleh nasabah,” tutupnya. (info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HA
Jurnalis

Harun Rasyid

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait