Makro 07 Jan 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Makin Banyak Peminat, Harga Emas Alami Kenaikan

harga emas spot naik 0,8 persen menjadi USD4.485,39 per ons, setelah kenaikan hampir 3 persen

Harga emas melanjutkan kenaikannya pada hari Selasa, 6 Januari 2026 didorong oleh permintaan aset aman

Ilustrasi emas perhiasan. Foto: Dok KabarBursa.com
Ilustrasi emas perhiasan. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - Harga emas melanjutkan kenaikannya pada hari Selasa, 6 Januari 2026 didorong oleh permintaan aset aman setelah penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,8 persen menjadi USD4.485,39 per ons, setelah kenaikan hampir 3 persen pada sesi sebelumnya, sehingga harga mendekati rekor tertinggi USD4.549,71 yang dicapai pada 24 Desember.

Sementara itu, Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup 1 persen lebih tinggi pada USD4.496,10.

"Para pedagang logam mulia melihat lebih banyak risiko di masa depan dibandingkan para pedagang saham dan obligasi saat ini," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Adapun ema  yang dianggap sebagai aset aman tradisional, naik 64,4 persen tahun lalu, mencatat kinerja tahunan terbaiknya sejak 1979.

Para pelaku pasar juga menantikan laporan ketenagakerjaan bulanan AS pada hari Jumat, yang diperkirakan akan menunjukkan penambahan 60.000 pekerjaan pada bulan Desember, sedikit penurunan dari 64.000 pada bulan sebelumnya.

Menurut data LSEG, para pedagang memperkirakan Federal Reserve atau The Fed akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali tahun ini.

Sementara itu, Presiden Federal Reserve Richmond, Tom Barkin, menyatakan bahwa perubahan suku bunga lebih lanjut harus disesuaikan dengan cermat, untuk menyeimbangkan risiko pengangguran dan inflasi.

Morgan Stanley memproyeksikan harga emas dapat melonjak hingga USD4.800 pada kuartal keempat tahun ini, dengan alasan penurunan suku bunga, perubahan kepemimpinan Federal Reserve, dan pembelian yang kuat oleh bank sentral dan dana pasar uang.

Di sisi lain, harga perak spot, yang mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka USD83,62 pada 29 Desember, naik 5,4 persen menjadi USD80,68 per ons. Perak mencatat kenaikan tahunan terkuatnya pada tahun 2025, melonjak 147 persen karena meningkatnya minat industri dan investor.

Sementara itu, harga platinum spot naik 7,2 persen menjadi $2.435,20 per ons, sementara paladium diperdagangkan 5,9 persen lebih tinggi pada USD1.821,68 per ons.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait