Makro 17 Sep 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Menanti Keputusan The Fed, Harga Emas Catat Rekor Usai Sentuh USD3.700

Analis MarketPulse dari OANDA, Zain Vawda mengatakan ketidakpastian pertumbuhan global dan risiko geopolitik terus menjaga tingginya permintaan safe-haven.

harga emas spot naik 0,3 persen menjadi USD3.690,59 per ons setelah sempat mencapai rekor tertinggi USD3.702,95

Ilustrasi emas batangan. Foto: Freepik
Ilustrasi emas batangan. Foto: Freepik

KABARBUSA.COM - Harga emas menyentuh level USD3.700 per ons untuk pertama kalinya pada Selasa, 16 September 2025 malam WIB, imbas ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve atau The Fed pekan ini.

Selain karena The Fed, lonjakan harga emas juga disebabkan oleh tingginya permintaan aset safe-haven, pembelian oleh bank sentral, serta pelemahan dolar AS.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi USD3.690,59 per ons setelah sempat mencapai rekor tertinggi USD3.702,95 waktu Amerika Serikat, Selasa, 16 September 2025 . Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember juga naik 0,2 persen menjadi USD3.727,50.

Analis MarketPulse dari OANDA, Zain Vawda mengatakan ketidakpastian pertumbuhan global dan risiko geopolitik terus menjaga tingginya permintaan safe-haven.

"Namun reli emas terutama digerakkan oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga yang agresif dari Federal Reserve," ujarnya dikutip dari Reuters.

Disebutkan, para pelaku pasar memprediksi akan ada pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin akhir pekan ini, dengan kemungkinan kecil penurunan 50 basis poin, menurut CME FedWatch Tool.

Pedagang logam independent, Tai Wong mengatakan harga emas melonjak seiring dengan anjloknya  dolar ke level terendah sejak Juli lalu. Namun, penantian suku bunga The Fed menambah sentimen terhadap pergerakan harga emas.
 

"Namun, kehati-hatian mungkin muncul menjelang keputusan penting The Fed besok, sehingga aksi ambil untung tidak mengejutkan." katanya.

Adapun emas batangan yang dikenal tahan ninali terhadap ketidakpastiaan, mengalami lonjakan sekitar 41 persen sejak awal tahun ini.

Para analis memandang reli ini ditopang oleh kombinasi dari pembelian berkelanjutan oleh The Fed, derasnya aliran dana ke asset safe haven, serta dolar AS yang melemah.

Adapun sepanjang 2024, Harga emas spot sudah melambung sebesar 27 persen dan menembus level USD3.000 untuk pertama kalinya pada Maret tahun ini.

Di sisi lain, Harga perak spot mengalami penurunan tipis 0,2 persen menjadi USD42,64 per ons setelah sebelumnya menembus level tertinggi pada 2011.

Sementara itu Harga platinum juga ikut turun sebesar 0,5 persen menjadi USD1.394,00 dan paladium melemah 0,5 persen menjadi USD1.178,14.
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait