Makro 16 Oct 2024 Penulis: Yunila Wati Editor: Tim Editorial

Mengintip Emiten Empat Calon Menteri di Lingkungan Prabowo

Mengintip Emiten Empat Calon Menteri di Lingkungan Prabowo
Mengintip Emiten Empat Calon Menteri di Lingkungan Prabowo

Daftar Isi

  1. 01 Erick Thohir: Menteri BUMN dengan Kekuatan Media
  2. 02 Rosan Perkasa Roeslani: Pengusaha Nasional dan Komisaris
  3. 03 Rachmat Pambudy: Komitmen di Sektor Pertanian
  4. 04 Widiyanti Putri Wardhana: Perempuan Tangguh di Bisnis

KABARBURSA.COM - Sejak Senin, 14 Oktober 2024, Presiden terpilih Prabowo Subianto mengundang 49 calon menteri, wakil menteri, dan kepala badan ke kediamannya, termasuk beberapa tokoh yang terafiliasi dengan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam pertemuan ini, terdapat lima nama yang menonjol dengan koneksi yang kuat di sektor bisnis dan investasi.

Berikut adalah analisis mendalam mengenai empat calon menteri dan afiliasi mereka dengan emiten di BEI.

Erick Thohir: Menteri BUMN dengan Kekuatan Media

Erick Thohir saat ini menjabat sebagai Menteri BUMN dan dikenal sebagai tokoh di balik Grup Mahaka. Melalui grup ini, Erick memiliki saham di dua emiten media, yaitu PT Mahaka Media Tbk. (ABBA) dan PT Mahaka Radio Tbk. (MARI).

ABBA merupakan perusahaan penerbitan dan penyiaran dengan konten yang ditujukan untuk umat Islam Indonesia. Perusahaan ini memiliki beberapa majalah, stasiun radio, saluran televisi, dan sejumlah perusahaan non-media.

Mahaka Media mulai beroperasi pada tahun 1992 sebagai PT Abdi Bangsa Tbk, dan pada tahun 1993 meluncurkan Harian Republika, surat kabar pertama di Indonesia yang ditujukan untuk komunitas Muslim. Sejak itu, perusahaan ini telah menjadi perusahaan induk multimedia dengan lebih dari 1.000 karyawan.

Mengutip keterbukaan informasi, ABBA memiliki PT Wahana Kalyanamitra Mahardika (WKM) dengan persentase kepemilikan langsung sebesar 45 persen dan PT Wahanaartha Harsaka (WAH) memiliki WKM dengan persentase kepemilikan langsung sebesar 55 persen.

Perseroan memiliki hubungan afiliasi dengan WAH dan WAM (PT Wahana Artha Mandiri) karena pemilik entitas induk akhir perseroan adalah Erick Thohir, dengan komisaris utama dari WAH dan WAM adalah Garibaldi Thohir, yang juga merupakan pemegang saham WAM.

Adapun hubungan antara Erick dan Garibaldi adalah saudara kandung.

Sementara itu, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) merupakan bagian dari Mahaka Group. Perusahaan ini didirikan pada 2006 dengan nama PT Genta Sabda Nusantara, perusahaan induk dari stasiun radio terkemuka di Jakarta, Jak FM dan Gen FM.

Perseroan beralih nama menjadi MARI pada 2015. Perusahaan ini merupakan penyedia konten audio utama di industri hiburan melalui delapan merek stasiun radio seperti Jak FM, Gen FM, Mustang FM, Kis FM, dan Hot FM.

Melalui anak perusahaannya, perseroan juga mengembangkan aplikasi berbasis audio bernama Noice, yang menyediakan berbagai podcast audio, buku audio, serial audio asli, radio online, dan sebagainya.

Rosan Perkasa Roeslani: Pengusaha Nasional dan Komisaris

Rosan Roeslani adalah Menteri Investasi/Kepala BKPM dan selama kampanye Pilpres 2024, ia menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional untuk pasangan Prabowo-Gibran. Ia merupakan pendiri Recapital Group dan pernah menjabat sebagai komisaris di beberapa emiten di BEI, termasuk PT Visi Media Asia Tbk. (VIVA) dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Saat ini ia menjabat sebagai Presiden Komisaris di PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO). Keahliannya dalam investasi akan menjadi aset berharga bagi pengembangan iklim investasi di Indonesia.

VIVA didirikan pada 2004 dan merupakan perusahaan induk yang bergerak di bidang konvergensi media terintegrasi yang fokus pada penargetan mikro, sinergi, dan konvergensi 260 derajat.

Melalui anak perusahaannya, kegiatan bisnis VIVA mencakup stasiun TV Free-to-Air (ANTV dan tvOne), portal digital (antvklik.com, milzeru.com, VIVA Networks), aplikasi seluler (VIVA App dan tvOne Connect), streaming daring (vlix.id dan zing.id), dan saluran media sosial.

Rosan juga memiliki saham di BUMI, perusahaan yang didirikan pada 1973 dan merupakan bagian dari Grup Bakrie. Kegiatan BUMI merliputi deposit batu bara serta eksplorasi dan eksploitasi minyak. Saat ini, BUMI merupakan perusahaan induk dari anak perusahaan yang bergerak di bidang tambang.

Terakhir adalah SILO, adalah jaringan rumah sakit swasta di Indonesia, dengan 2.700 dokter dan 10 ribu perawat serta staf di 40 rumah sakit dan 30 klinik.

Merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk yang fokus pada layanan dan fasilitas kesehatan. Perusahaan ini didirikan pada 3 Agustus 1996 dengan nama Rumah Sakit Siloan Gleneagle, yang merupakan kerja sama antara Lippo Group dan Gleneagles Hospitals yang pertama kali dibangun di Lippo Village dan Lippo Cikarang.

Rachmat Pambudy: Komitmen di Sektor Pertanian

Rachmat Pambudy adalah Komisaris Independen di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS), sebuah perusahaan yang baru saja melaksanakan IPO pada Maret 2023.

Dengan latar belakang pendidikan di bidang studi penyuluhan dan pengalaman sebagai direktur di berbagai lembaga pendidikan, Rachmat membawa perspektif agrikultur dan ketahanan pangan yang sangat dibutuhkan di tengah tantangan global. Meskipun tidak memiliki saham di NSSS, kehadirannya di perusahaan sawit ini memberikan kredibilitas tambahan dalam sektor yang strategis ini.

NSSS Group didirikan pada tahun 2008, namun mulai beroperasi pada 2009. Perusahaan ini memproduksi tandan buah sawit, minyak sawit mentah, dan inti sawit dari lima perkebunan di Kalimantan Tengah.

Perseroan juga memiliki satu pabrik kelapa sawit berkapasitas 60 MT per jam di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Adapun produk yang dihasilkan diutamakan untuk dijual di pasar domestik.

Sebagai gambaran, NSSS merupakan emiten yang listing di BEI pada 10 Maret 2023 dan merampungkan IPO senilai Rp453,17 miliar. Pemegang saham pengendali NSSS adalah PT Mitra Agro Dharma Unggul, milik Eunice M Satyono atau Miming Satyono, sebagai pemilik manfaat akhir NSSS.

Widiyanti Putri Wardhana: Perempuan Tangguh di Bisnis

Widiyanti Putri Wardhana merupakan Komisaris di PT Teladan Prima Agro Tbk. (TLDN) dan memiliki hubungan dekat dengan konglomerat Basuki Tjokronegoro. Dengan pengalaman yang luas, termasuk pernah menjabat sebagai Direktur TLDN, ia memiliki pengetahuan mendalam tentang manajemen perusahaan agribisnis.

Meskipun tidak mempunyai saham langsung di TLDN, ia ada kepemilikan tidak langsung melalui PT Teladan Resources. Kepemimpinannya di organisasi nirlaba juga menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial perusahaan.

PT Teladan Prima Agro Tbk adalah perusahaan agrobisnis yang berfokus pada pengelolaan perkebunan dan pabrik kelapa sawit berkelanjutan, serta energi terbarukan. Perusahaan ini dirintis pada tahun 2004, sebagai anak perusahaan PT Teladan Resources.

Perusahaan juga memiliki delapan anak perusahaan di sektor perkebunan dan satu anak perusahaan di sektor energi terbarukan. Fasilitas tersebut berlokasi di Kabupaten Berau, Kutai Timur, Paser, dan Kutai kartanegara di Kalimantan Timur.

Kabinet Prabowo yang akan datang diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia melalui kombinasi pengalaman bisnis dan komitmen terhadap pembangunan. Afiliasi para calon menteri ini dengan emiten di BEI menunjukkan bahwa mereka tidak hanya memiliki latar belakang bisnis yang solid, tetapi juga koneksi yang kuat di sektor investasi. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar di Indonesia.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait