Makro 28 Apr 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Uslimin Usle

Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu Saldo Anggaran Negara Sisa Rp120 Triliun

Purbaya menjelaskan bahwa posisi anggaran negara saat ini dalam kondisi sangat aman

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi tegas terkait salah satu pemberitaan yang menyebut Saldo Anggaran Lebih atau SAL

Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu Saldo Anggaran Negara Sisa Rp120 Triliun
Menkeu Purbaya Klarifikasi Isu Saldo Anggaran Negara Sisa Rp120 Triliun

KABARBURSA.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi tegas terkait salah satu pemberitaan media mainstream yang menyebut Saldo Anggaran Lebih atau SAL pemerintah menyusut hingga tersisa Rp120 triliun.

Purbaya menyatakan informasi tersebut keliru karena tidak memahami mekanisme moneter yang sedang dilakukan pemerintah.

Dia menjelaskan bahwa posisi anggaran negara saat ini dalam kondisi sangat aman. Menurutnya, saldo tersebut tidak berkurang, melainkan hanya berpindah tempat penyimpanan guna manajemen kas yang lebih optimal.

Itu kan Tempo keluaran berita. Katanya uang saya tinggal Rp120 triliun dari SAL. Itu menandakan  gak ngerti moneter, gak ngerti apa yang saya kerjakan, ujar Purbaya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta dikutip Rabu, 28 April 2026. Pemberitaan yang di maksud Purbaya adalah artikel edisi 26 April 2026 yang berjudul Stimulus Hampa Dana Sisa Anggaran Lebih.

Bendahara Negara ini merinci bahwa pihaknya memindahkan dana sebesar Rp300 triliun dari Bank Indonesia ke bank komersial. Langkah ini dilakukan agar uang negara tetap produktif dan bisa mendukung perekonomian melalui instrumen perbankan, namun secara kepemilikan jumlahnya tetap sama.

Yang saya kerjakan adalah memindahkan Rp300 triliun rupiah cash saya dari BI ke Bank Komersial. Itu seperti deposito aja,” ucap dia.

“Uang saya SAL masih utuh Rp420 triliun Jadi dia gak ngerti apa yang saya kerjakan, jelasnya.

Purbaya kembali menegaskan bahwa dana SAL sebesar Rp420 triliun tersebut hingga saat ini belum disentuh untuk membiayai belanja negara. Ia mengimbau agar pihak-pihak yang menganalisis keuangan negara memahami terlebih dahulu strategi pertahanan fiskal yang berlapis sebelum menyebarkan berita negatif.

Anggaran saya sampai sekarang masih aman yang Rp420 triliun belum sama sekali disentuh. Jadi orang itu mesti belajar yang betul, kata Purbaya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa dana yang berada di perbankan tersebut berfungsi sebagai garis pertahanan kedua bagi ekonomi nasional. Selama fundamental ekonomi tetap baik dan anggaran belanja tertangani, pemerintah belum perlu menggunakan dana cadangan tersebut.

Uangnya sampai sekarang belum dipakai,” katanya.(*)"

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait