Makro 27 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Minyak Naik Lagi, Brent Tembus USD107 per Barel

Harga minyak melonjak setelah rencana perundingan lanjutan Iran dan Amerika Serikat gagal.

Harga minyak Brent naik ke USD107 per barel usai negosiasi Iran-AS kembali gagal dan ketegangan di Selat Hormuz meningkat.

Ilustrasi: Alat pengangkat minyak dari dalam tanah. (Foto: Pexels/Jan Zakelj)
Ilustrasi: Alat pengangkat minyak dari dalam tanah. (Foto: Pexels/Jan Zakelj)

KABARBURSA.COM – Harga minyak naik sekitar 2 persen pada Minggu, 26 April 2026 setelah rencana putaran kedua negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali gagal terealisasi.

Korps Garda Revolusi Iran juga dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat Selat Hormuz, di tengah ketegangan yang masih tinggi di jalur laut strategis tersebut.

Seperti dilansir CNBC, kontrak berjangka minyak Brent sebagai acuan internasional naik lebih dari 2 persen menjadi USD107,89 per barel. Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat juga melonjak lebih dari 2 persen ke level USD96,63.

Presiden Donald Trump pada Sabtu, 25 April 2026 membatalkan rencana pengiriman utusan Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, ke Islamabad, Pakistan untuk melakukan negosiasi dengan Iran.

“Terlalu banyak waktu terbuang untuk bepergian, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, terdapat konflik internal dan kebingungan besar dalam ‘kepemimpinan’ mereka,” tulis Trump dalam unggahan di Truth Social.

“Tidak ada yang tahu siapa yang memimpin, termasuk mereka sendiri,” kata Trump. “Kami memiliki semua kendali; mereka tidak punya apa-apa. Jika mereka ingin berbicara, yang perlu mereka lakukan hanyalah menelepon!!!”

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan perjalanan ke Islamabad pada akhir pekan, namun hanya bertemu dengan pejabat Pakistan sebelum kembali.

“Tidak ada pertemuan yang direncanakan antara Iran dan Amerika Serikat,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam unggahan di media sosial pada Jumat malam.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait