Makro 25 Nov 2025 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Nasdaq Melesat, Big Tech Pimpin Reli Wall Street

Wall Street dibuka kuat pada awal pekan Thanksgiving, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga Desember dan reli saham teknologi.

Wall Street menguat tajam, Nasdaq mencatat lonjakan terbesar sejak Mei seiring ekspektasi pemangkasan suku bunga dan reli saham teknologi.

Ilustrasi: Layar menampilkan salah satu indeks saham di Wall Street, NASDAQ. (Foto: Wikimedia Commons)
Ilustrasi: Layar menampilkan salah satu indeks saham di Wall Street, NASDAQ. (Foto: Wikimedia Commons)

KABARBURSA.COM – Wall Street menguat tajam pada awal pekan perdagangan pendek Thanksgiving, Senin, 24 November 2025 waktu setempat. 

Harapan pemangkasan suku bunga acuan Federal Reserve pada Desember serta sentimen positif kecerdasan buatan kembali mendorong reli saham teknologi.

Indeks Nasdaq Composite melonjak hampir 2,7 persen, menjadi kenaikan harian terbesar sejak Mei. S&P 500 menguat lebih dari 1,5 persen, melanjutkan rebound yang terjadi sejak akhir pekan lalu. 

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average yang lebih sedikit berisi saham teknologi naik sekitar 0,5 persen.

Kenaikan ini menandai pemulihan lain dari koreksi yang sempat meredam reli pasar berbasis AI sepanjang tahun ini. Sejumlah analis menilai fase pelemahan yang memicu kerugian besar pada November dan meningkatkan volatilitas kini mulai mendekati akhir.

Nvidia naik lebih dari 1,5 persen, Alphabet untuk pertama kalinya ditutup di atas level rekor USD300, sementara Tesla melesat 7 persen setelah mendapat rekomendasi positif dari analis.

Bitcoin juga ikut menguat, berusaha keluar dari tekanan selama sebulan terakhir. Aset kripto terbesar itu sempat bergerak stabil di atas USD89.000 setelah jatuh mendekati USD80.000 pada akhir pekan lalu.

Investor memasuki pekan perdagangan pendek ini dengan perdebatan mengenai peluang penurunan suku bunga. Pada Senin, Christopher Waller menyusul pernyataan dovish pejabat The Fed lainnya, John Williams, yang membuka ruang pelonggaran pada Desember.

Serangkaian rilis data ekonomi yang sempat tertunda akan mulai dirilis pekan ini dan menjadi acuan pasar. Pada Selasa, investor menantikan data harga produsen dan penjualan ritel bulan September, serta indeks keyakinan konsumen November.

Dari sisi laporan keuangan, Alibaba, Kohl’s, dan Best Buy menjadi perhatian utama seiring musim laporan yang mendekati akhir.

Kebijakan tarif Presiden Donald Trump juga menjadi sorotan, seiring dimulainya pertemuan pejabat dagang Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk pertama kalinya sejak kesepakatan Juli lalu. Pasar turut mencermati bagaimana Mahkamah Agung AS akan memutuskan legalitas kebijakan tarif tersebut. 

Departemen Perdagangan dan Kantor Perwakilan Dagang AS dilaporkan telah menyiapkan langkah antisipatif jika putusan tidak berpihak pada pemerintah. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait