Makro 15 May 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Pelita Air Jadi Official Airline Kementerian Luar Negeri

Pelita Air menyuguhkan makanan bercita rasa lokal kepada para duta besar.

Pelita Air menjadi official airline Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam perhelatan Indonesia Gastrodiplomacy Series.

Pelita Air menjadi official airline Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam perhelatan Indonesia Gastrodiplomacy Series. Foto: dok pelita air
Pelita Air menjadi official airline Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam perhelatan Indonesia Gastrodiplomacy Series. Foto: dok pelita air

Daftar Isi

  1. 01 Kedatangan Airmada Baru

KABARBURSA.COM – Pelita Air menjadi official airline Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dalam perhelatan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025 yang berlangsung di Lombok pada 8–11 Mei 2025. Dalam mendukung agenda diplomasi kuliner ini, Pelita Air tidak hanya berperan mengantarkan para duta besar ke lokasi acara, tetapi juga memperkenalkan kuliner Nusantara dalam penerbangannya.

Saat perjalanan menuju Lombok, Pelita Air menyuguhkan makanan bercita rasa lokal kepada para duta besar, yakni Nasi Daun Jeruk Empal Kekep dan Lontong Kuning Ayam Taliwang. Hidangan ini telah dikurasi secara khusus sebagai bagian dari pilihan in-flight meals, yang juga tersedia bagi penumpang umum melalui layanan dine-in the air.

Salah satu tamu kehormatan dalam penerbangan ini, yakni Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Serbia untuk Republik Indonesia, Madam Ivana Golubovic-Duboka, menyampaikan apresiasinya atas pengalaman terbang bersama Pelita Air, khususnya atas kualitas pelayanan dan kesempatan mencicipi kuliner autentik Indonesia dalam penerbangan tersebut.

"Makanan yang disajikan di pesawat sangat enak. Pelayanan cabin crew kepada seluruh penumpang juga sangat baik sepanjang penerbangan," ucapnya.

Direktur Niaga Pelita Air, Asa Perkasa, menyampaikan bahwa pengalaman terbang dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

“Kami berupaya menghadirkan penerbangan yang tidak hanya aman, nyaman dan tepat waktu, tetapi juga memberikan nilai tambah lewat penyajian kuliner Nusantara sebagai bagian dari upaya memperkenalkan budaya Indonesia kepada para duta besar mancanegara,” ujar Asa.

Sejalan dengan hal tersebut, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan bahwa keterlibatan Pelita Air dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series 2025 mencerminkan komitmen Pertamina Group dalam mendukung upaya pemerintah mempromosikan budaya Indonesia di kancah global.

“Sebagai bagian dari Pertamina Group, Pelita Air tidak hanya menjalankan peran strategis dalam sektor transportasi udara, tetapi juga turut mendukung misi diplomasi budaya Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus memberikan kontribusi positif bagi negara, tidak hanya melalui energi, tetapi juga melalui penguatan citra Indonesia di mata dunia,” tutup Fadjar.

Kedatangan Airmada Baru

Pelita Air secara resmi menyambut kedatangan armada terbarunya, Airbus A320 dengan registrasi PK-PWN, pada Kamis, 24 April 2025. Kehadiran pesawat ini memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas domestik, memperluas cakupan layanan, dan mendukung sektor pariwisata nasional. 

Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan, menyampaikan bahwa penambahan armada ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat infrastruktur transportasi udara nasional dan meningkatkan kualitas layanan yang dapat diandalkan oleh masyarakat.

“Kedatangan Airbus A320 PK-PWN ini memperkuat langkah kami untuk memperluas jangkauan layanan penerbangan domestik. Kami ingin memastikan bahwa Pelita Air tidak hanya menyediakan penerbangan yang aman dan nyaman, tetapi juga memberikan layanan yang dapat diandalkan, terutama dalam hal ketepatan waktu yang merupakan prioritas utama kami,” ujar Dendy.

Dirinya menambahkan bahwa ekspansi armada ini merupakan wujud keseriusan Pelita Air dalam mendukung pembangunan sektor pariwisata dan konektivitas antar daerah. Pelita Air, ungkap Dendy, juga telah memastikan kedatangan pesawat-pesawat berikutnya, yakni armada ke-14 pada awal Juni 2025, dan armada ke-15 dan 16 pada awal Desember 2025.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas rute penerbangan dan meningkatkan kualitas layanan. Tahun ini kami telah memastikan kedatangan armada ke-14 pada awal Juni, dan armada ke-15 serta 16 pada awal Desember. Hal ini adalah upaya kami untuk memperluas layanan penerbangan Pelita Air agar dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero), Pelita Air memegang peran strategis dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya terkait dengan pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pariwisata nasional. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan bahwa penambahan armada ini merupakan langkah yang selaras dengan visi Pertamina untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia.

“Pelita Air dengan armada barunya semakin memperkuat konektivitas dan mendukung sektor pariwisata di Nusantara. Kami mendukung penuh langkah ini, karena selain memperluas aksesibilitas, ini juga membantu menciptakan mobilitas yang efisien, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan produktivitas nasional,” ujar Fadjar.

Dengan kedatangan Airbus A320 PK-PWN, Pelita Air semakin memperkuat posisinya sebagai maskapai nasional yang berfokus pada pengembangan konektivitas domestik. Di tahun 2025, Pelita Air akan terus memperluas jaringan rute, meningkatkan frekuensi penerbangan, dan menghadirkan layanan yang mengedepankan On-Time Performance (OTP) untuk mendukung mobilitas masyarakat Indonesia secara efisien.(info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait