PREMIUM Makro 07 May 2025 Penulis: Moh. Alpin Pulungan Editor: Syahrianto

Perbandingan Kekuatan Anggaran Pertahanan India dan Pakistan

India dan Pakistan terus memanas. Seberapa kuat anggaran pertahanan dan jumlah personel militer mereka? Berikut data terbaru yang menggambarkan peta kekuatan dua negara bertetangga ini.

Perbandingan anggaran militer dan personel India vs Pakistan 2025. Siapa lebih unggul di Asia Selatan?

Perbandingan anggaran militer dan personel India vs Pakistan 2025. Siapa lebih unggul di Asia Selatan? Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa.com.
Perbandingan anggaran militer dan personel India vs Pakistan 2025. Siapa lebih unggul di Asia Selatan? Gambar dibuat oleh AI untuk KabarBursa.com.

Daftar Isi

  1. 01 China, AS, dan Perang Proxy di Asia Selatan

KABARBURSA.COM – Ketegangan India dan Pakistan kembali menyita perhatian dunia. Di permukaan, publik disuguhi kabar soal deru rudal dan retorika panas yang mewarnai panggung geopolitik. Tapi, ada satu aspek yang jarang dibahas lebih dalam, yakni soal seberapa besar sebenarnya kekuatan anggaran pertahanan kedua negara? Di balik headline tentang serangan udara dan jatuhnya pesawat tempur, terselip cerita tentang miliaran dolar yang secara diam-diam membentuk peta kekuatan kawasan.

Secara historis, India dan Pakistan memang seperti dua tetangga yang enggan akur. Konflik berakar dari perebutan wilayah Kashmir ini sudah memanas sejak 1947, dan hingga kini keduanya masih rutin saling lempar tuduhan, bahkan kadang serangan fisik. Yang terbaru, India kembali melancarkan serangan udara ke wilayah Pakistan-administered Kashmir dan mengklaim menargetkan sembilan kamp teroris dengan apa yang disebut “presisi tinggi” demi meminimalkan korban sipil. Pakistan di sisi lain mengklaim sukses menembak jatuh lima jet tempur India—klaim yang, tentu saja, masih butuh pembuktian lebih lanjut.

Di balik semua drama itu, pertanyaan pentingnya adalah siapa yang lebih kuat secara anggaran militer? Jawabannya bisa bikin terperangah. Data dari International Institute for Strategic Studies menunjukkan bahwa India, sepanjang tahun lalu, mengucurkan anggaran pertahanan sebesar USD74,4 miliar (Rp1.227,6 triliun). Itu menjadikan India sebagai negara dengan belanja militer terbesar kedua di Asia setelah China, sekaligus masuk enam besar dunia.

Sebagai perbandingan, Pakistan—yang selama ini jadi lawan abadi India—punya tentara sekitar 660 ribu personel aktif, kurang dari setengah kekuatan militer India. Dari segi anggaran jauh lebih kecil. Belanja pertahanan Pakistan tahun lalu hanya sekitar sepersepuluh dari India. Angka ini memperlihatkan kesenjangan yang cukup mencolok dan menegaskan posisi Pakistan yang lebih bersifat defensif ketimbang ofensif.

Perbandingan anggaran pertahanan dan jumlah personel militer aktif lima negara Asia pada 2024. China memimpin dengan anggaran terbesar USD235 miliar dan 2,04 juta personel aktif, disusul India dengan USD74,4 miliar dan 1,48 juta personel. Data bersumber dari International Institute for Strategic Studies.

PREMIUM Premium Content

Artikel premium ini hanya tersedia untuk Member

Anda dapat membuka artikel ini secara individual dengan harga Rp35.000. Jika sudah berlangganan, silakan login untuk melanjutkan membaca melalui dashboard premium Anda.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
MO
Ass. Redaktur

Moh. Alpin Pulungan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait