Makro 14 Mar 2026 Penulis: Adi Subchan Editor: Syahrianto

Perusahaan China Jadi Pemenang Proyek PSEL di Bogor Raya

Perusahaan China Zhejiang Weiming Environment Protection terpilih sebagai mitra pengelola proyek pengolahan sampah menjadi listrik di Bogor Raya.

Danantara menunjuk Zhejiang Weiming Environment Protection dari China sebagai mitra proyek PSEL Bogor Raya untuk mengolah sampah menjadi energi listrik.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir (kiri) menyaksikan penandatanganan kerja sama dengan perwakilan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. terkait proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di Bogor Raya, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026. Foto: Dok. Danantara
Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir (kiri) menyaksikan penandatanganan kerja sama dengan perwakilan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. terkait proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau PSEL di Bogor Raya, Jakarta, Jumat 13 Maret 2026. Foto: Dok. Danantara

KABARBURSA.COM - Danantara Indonesia mengumumkan mitra pengelola fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik di Bogor Raya. Mitra tersebut akan mengelola fasilitas Waste-to-Energy atau PSEL di wilayah tersebut. Penetapan dilakukan setelah proses seleksi yang melibatkan sejumlah perusahaan internasional.

Dari proses tersebut, perusahaan asal China, Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. terpilih sebagai mitra pengelola proyek. Fasilitas PSEL ini merupakan bagian dari program pengelolaan sampah berbasis energi. Program tersebut bertujuan mengurangi timbunan sampah di wilayah perkotaan.

Selain itu, proyek ini diharapkan menekan ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Penetapan mitra proyek juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025. Aturan tersebut mendorong pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Dalam skema kerja sama, mitra pengelola diwajibkan membentuk konsorsium. Langkah ini bertujuan memperkuat transfer teknologi kepada perusahaan dalam negeri. Kolaborasi juga akan melibatkan pemerintah daerah dan mitra industri nasional.

Proyek PSEL Bogor Raya dikembangkan dengan fokus pada keandalan operasional. Selain itu, pengelolaan lingkungan menjadi aspek utama dalam pengembangannya. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal juga menjadi bagian dari strategi proyek.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan penandatanganan ini menjadi langkah penting. Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari solusi pengelolaan sampah terpadu. “Penandatanganan hari ini adalah langkah penting merealisasikan solusi pengelolaan sampah terintegrasi,” kata Pandu, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia berharap mitra pengelola mampu menjaga kinerja operasional secara konsisten. Selain itu, perusahaan diharapkan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku. “Mitra yang terpilih diharapkan memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan mendukung keterlibatan masyarakat,” ujarnya.

Danantara menyatakan akan terus mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu di berbagai daerah. Langkah tersebut diharapkan menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
AD
Jurnalis Utama

Adi Subchan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait