Makro 20 May 2026 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri

Devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia pada 2025 mencapai 23 miliar dolar AS atau setara Rp391 triliun.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak ingin harga minyak kelapa sawit Indonesia terus ditentukan oleh negara lain, meski Indonesia merupakan pr

Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri
Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Tentukan Harga Sawit Sendiri

KABARBURSA.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak ingin harga minyak kelapa sawit Indonesia terus ditentukan oleh negara lain, meski Indonesia merupakan produsen dan pengekspor sawit terbesar di dunia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2027, Rabu,20 Mei 2026.

Prabowo mengungkapkan devisa ekspor minyak kelapa sawit Indonesia pada 2025 mencapai 23 miliar dolar AS atau setara Rp391 triliun. Namun, ia menilai kondisi tersebut tidak sejalan dengan posisi Indonesia sebagai pemain utama industri sawit global.

“Indonesia adalah pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Devisa ekspor minyak kelapa sawit mencapai 23 miliar dolar, setara dengan Rp391 triliun pada tahun 2025,” ujar Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengaku heran karena harga sawit Indonesia justru masih ditentukan oleh negara lain.

“Dan kita merasa aneh, kita produsen kelapa sawit terbesar di dunia tapi harga kelapa sawit ditentukan di negara lain. Saya mengatakan kepada menteri-menteri saya ini tidak boleh terjadi,” katanya.

Prabowo menegaskan pemerintah ingin Indonesia memiliki kedaulatan dalam menentukan harga komoditas strategis nasional, termasuk minyak kelapa sawit.

“Saya tidak mau kelapa sawit kita harganya ditentukan oleh bangsa lain, kita tentukan harga kita,” tegasnya.

Ia bahkan menyatakan Indonesia siap memanfaatkan produksi sawit untuk kebutuhan domestik apabila pasar luar negeri tidak bersedia mengikuti harga yang ditetapkan Indonesia.

“Kalau mereka enggak mau beli pakai harga kita ya enggak usah beli, kita pakai kelapa sawit kita sendiri,” tutup Prabowo.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait