Makro 25 Jul 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

Premi Jasindo Syariah Semester I Raih Rp154,46 miliar

Premi Jasindo Syariah Semester I Raih Rp154,46 miliar
Premi Jasindo Syariah Semester I Raih Rp154,46 miliar

Daftar Isi

  1. 01 Catatan Peningkatan Signifikan
  2. 02 Laporan Perolehan Premi

KABARBURSA.COM - PT Asuransi Jasindo Syariah (Jasindo Syariah) mencatat kontribusi premi sebesar Rp154,46 miliar pada enam bulan pertama tahun 2024, meningkat 49,18 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year).

"Alhamdulillah, pada tengah tahun pertama ini kontribusi yang berhasil kami torehkan mencapai Rp154,46 miliar, yang berarti 51,32 persen dari target 2024," ujar Sekretaris Perusahaan Jasindo Syariah, Wahyudi di Jakarta, Kamis 25 Juli 2024.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didukung oleh pemasukan dari lini bisnis kendaraan bermotor, yang berkontribusi lebih dari setengah dari total kontribusi perusahaan selama semester pertama.

Saat ini, terdapat empat lini bisnis utama yang menjadi pilar perseroan: asuransi kendaraan bermotor, asuransi properti, asuransi aneka, dan asuransi marine cargo.

Wahyudi juga menyampaikan bahwa Jasindo Syariah berhasil menjaga tingkat Risk Based Capital (RBC) hingga Juni 2024 dengan rasio 892,59 persen, jauh di atas ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menetapkan minimal 120 persen.

Pertumbuhan kinerja ini, menurut Wahyudi, didorong oleh upaya perbaikan berkelanjutan dan transformasi bisnis yang dimulai sejak awal 2023, termasuk menggali potensi bisnis ritel dan mengevaluasi profitabilitas bisnis eksisting, serta mengoptimalkan pelayanan untuk memastikan kepuasan pelanggan total.

"Semua ini adalah hasil dari kerja keras bersama. Kami akan terus berupaya mempertahankan akuntabilitas dan terus berproses menuju arah yang lebih baik ke depannya," ujarnya.

Dengan berbagai langkah transformasi, pencapaian tengah tahun yang positif, serta implementasi blueprint bisnis yang konsisten, Wahyudi menyatakan optimisme bahwa perusahaan akan mencapai target tahun ini.

Lebih lanjut, pihaknya juga optimis bahwa kinerja perseroan akan meningkat dengan adanya rencana untuk mewajibkan pembelian asuransi pertanggungjawaban pihak ketiga (third party liability/TPL) bagi pemilik kendaraan bermotor, yang peraturannya diharapkan dapat diterbitkan tahun depan.

"Hal tersebut tentunya menjadi harapan baru bagi industri asuransi syariah untuk turut berperan dalam meramaikan pasar," tambahnya.

Catatan Peningkatan Signifikan

PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) mencatat peningkatan signifikan dalam penjualan lima produk utamanya sepanjang tahun 2023. Produk-produk tersebut meliputi Marine Hull, Energy Offshore, Energy Onshore, Asuransi Satelit, dan Tanggung Gugat. Peningkatan ini membantu perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp102,88 miliar.

Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, menyatakan bahwa kinerja positif ini menunjukkan perbaikan yang berkelanjutan, terutama karena laba bersih tersebut tercipta dari kompetensi inti perusahaan. Sebagian laba bersih pada tahun sebelumnya berasal dari divestasi saham, yang merupakan bagian dari upaya penyehatan keuangan. Seperti dalam keterangan di Jakarta, Senin 29 April 2024.

Pada tahun sebelumnya, Asuransi Jasindo telah melaksanakan Rencana Penyehatan Keuangan (RPK) sesuai dengan persetujuan OJK. Langkah-langkah tersebut meliputi restrukturisasi produk asuransi kredit, divestasi saham, dan perubahan proses bisnis.

Setelah melalui periode RPK, kondisi keuangan perusahaan kembali membaik dan memenuhi persyaratan solvabilitas OJK. Andy mengapresiasi upaya dan kolaborasi dari seluruh tim Asuransi Jasindo dan pemegang saham atas pemulihan perusahaan dalam waktu singkat.

Direktur Keuangan dan Investasi Asuransi Jasindo, Jhon Harlen Butar-Butar, mengungkapkan bahwa hasil underwriting perusahaan naik 44,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai Rp420,50 miliar. Sementara itu, premi bruto tumbuh sebesar 2,43 persen, mencapai Rp3,17 triliun.

Produk-produk asuransi seperti Marine Hull, Energy Offshore, Energy Onshore, Asuransi Satelit, dan Tanggung Gugat memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan perusahaan. Marine Hull mengalami peningkatan penjualan sebesar 65,46 persen, sedangkan Asuransi Satelit meningkat 118,05 persen.

Butar-Butar menegaskan bahwa di tahun 2024, Asuransi Jasindo akan terus memperkuat kompetensi intinya terutama dalam bidang property, marine, energy, engineering, aviation, dan tanggung gugat.

Laporan Perolehan Premi

PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) melaporkan perolehan premi sebesar Rp1,24 triliun per Mei 2024, meningkat signifikan sebesar 56,65 persen secara tahunan (unaudited).

Menurut laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada 30 Juni 2024, aset Jasindo mencapai Rp14,45 triliun, naik 5,41 persen dibandingkan Rp13,71 triliun pada Mei 2023. Sementara itu, liabilitas perusahaan mencapai Rp11,26 triliun, meningkat 4,15 persen yoy dari Rp10,8 triliun.

Capaian ini membawa return on asset (ROA) Jasindo berada pada level 0,49 persen per Mei 2024, sementara return on equity (ROE) mencapai 2,44 persen. "Sampai dengan Mei 2024, ROA Jasindo mampu tumbuh sebesar 0,49 persen dan ROE menunjukkan peningkatan sebesar 2,44 persen," ujar Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema.

Brellian menjelaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari upaya Jasindo dalam meningkatkan kinerja bisnis pada kompetensi inti serta penerapan underwriting yang berhati-hati. Hal ini juga tercermin dari peningkatan laba dan hasil underwriting perusahaan. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait