Makro 03 Jul 2025 Penulis: Moh. Alpin Pulungan Editor: Syahrianto

Sektor Nonmigas UEA Tetap Tumbuh, Meski Terbayangi Ketegangan Israel–Iran

PMI UEA naik tipis ke 53,5 pada Juni. Meski pesanan baru melemah, sektor nonmigas tetap ekspansif berkat peningkatan output.

Sektor nonmigas UEA tumbuh meski permintaan melemah akibat ketegangan Israel–Iran. Output naik, backlog pekerjaan dikebut.

Sektor nonmigas UEA tumbuh meski permintaan melemah akibat ketegangan Israel–Iran. Output naik, backlog pekerjaan dikebut. Foto: Get Global Group
Sektor nonmigas UEA tumbuh meski permintaan melemah akibat ketegangan Israel–Iran. Output naik, backlog pekerjaan dikebut. Foto: Get Global Group

KABARBURSA.COM – Sektor swasta nonmigas Uni Emirat Arab (UEA) masih mencatat pertumbuhan stabil pada Juni 2025. Meski permintaan melesu akibat ketegangan geopolitik, para pelaku usaha tetap menggenjot produksi demi mengejar tumpukan pekerjaan yang belum terselesaikan.

Dilansir dari Reuters di Jakarta, Kamis, 3 Juli 2025, indeks Manajer Pembelian (PMI) versi S&P Global naik tipis menjadi 53,5 pada Juni dari 53,3 pada Mei. Angka di atas 50 mencerminkan ekspansi, namun pesanan baru—motor utama pertumbuhan—melambat. Subindeks pesanan baru hanya mencatat 54,5, terendah sejak September 2021.

Ekonom senior di S&P Global Market Intelligence, David Owen, menyebut dampak ketegangan Israel-Iran paling terasa di sisi permintaan. “Ada perlambatan pemesanan, tapi secara keseluruhan, kondisi bisnis tetap stabil karena perusahaan justru bisa menyelesaikan pekerjaan tertunda,” katanya.

Output melonjak seiring upaya perusahaan mengurangi beban backlog. Namun, gangguan rantai pasok belum sepenuhnya pulih. Waktu pengiriman barang membaik paling lambat dalam 14 bulan terakhir, sementara biaya input naik dalam laju paling lambat dalam dua tahun.

Meski keyakinan bisnis meningkat ke level tertinggi sejak November lalu, pelaku sektor nonmigas tetap berhati-hati. Di Dubai, PMI utama merosot ke 51,8 dari 52,9 bulan sebelumnya—terendah dalam hampir empat tahun—dipicu merosotnya penjualan akibat persaingan tajam dan lesunya sektor pariwisata.

Kendati begitu, aktivitas bisnis terus meningkat, dan jumlah pekerja bertambah untuk bulan ketiga berturut-turut.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
MO
Ass. Redaktur

Moh. Alpin Pulungan

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait