Makro 06 Jul 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

Tegaskan Komitmen Transformasi, BRI Luncurkan BRIvolution Initiatives Phase 1

BRI luncurkan BRIvolution Initiatives Phase 1 sebagai akselerasi transformasi bisnis, perkuat posisi sebagai bank terbesar dan paling inklusif di Indonesia.

BRI resmi luncurkan BRIvolution Phase 1 dengan lima inisiatif strategis untuk transformasi berkelanjutan dan peningkatan kapabilitas internal.

Peluncuran BRIvolution Initiatives Phase 1 – Kicking Off a New Horizon. (Foto: Istimewa)
Peluncuran BRIvolution Initiatives Phase 1 – Kicking Off a New Horizon. (Foto: Istimewa)

Daftar Isi

  1. 01 Kinerja Agresif BRI di Kuartal I-2025

KABARBURSA.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) resmi meluncurkan BRIvolution Initiatives Phase 1 – Kicking Off a New Horizon sebagai bagian dari langkah akseleratif dalam transformasi bisnis. 

Peluncuran inisiatif ini menandai komitmen kuat BRI dalam membangun masa depan perbankan yang adaptif dan berbasis nilai.

Acara peluncuran yang digelar di Kantor Pusat BRI Jakarta, 3 Juli 2025 dan disiarkan secara virtual ini dibuka langsung oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi dan dihadiri oleh jajaran Board of Directors (BOD), para senior leader, serta perwakilan Insan BRILian (Karyawan BRI) dari seluruh Unit Kerja BRI di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Hery Gunardi menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan tonggak penting dalam mengarahkan BRI menuju horizon baru yang lebih visioner, kolaboratif, dan berdampak, demi memperkuat posisi BRI sebagai bank terbesar dan paling inklusif di Tanah Air. 

Peluncuran fase pertama BRIvolution ini menjadi fondasi awal dari rangkaian transformasi berkelanjutan yang akan dijalankan BRI, seiring dengan upaya perusahaan untuk menjawab dinamika industri keuangan dan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.

“Peluncuran ini merupakan wujud komitmen kami untuk terus beradaptasi, memperbaiki proses, serta memperkuat struktur dan kapabilitas internal BRI. Langkah ini juga menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan untuk memperkuat daya saing dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder BRI. Transformasi ini bukan sekadar perubahan sistem, tapi juga perubahan cara berpikir,” ujar Hery.

Peluncuran BRIvolution Initiatives Phase 1 menandai dimulainya implementasi lima inisiatif strategis, yang masing-masing dirancang untuk menjawab tantangan bisnis sekaligus menciptakan nilai tambah bagi nasabah dan organisasi. 

Inisiatif-inisiatif ini juga dirancang untuk memperkuat kapabilitas internal dan mendekatkan layanan kepada nasabah secara lebih efektif. Adapun lima inisiatif strategis tersebut diantaranya adalah implementasi Area Head, Commercial Business Center, New Sales Coverage Model, Joint Financing, dan Remodelling Mantri.

Hery menegaskan bahwa peluncuran ini juga menjadi momen reflektif bagi seluruh Insan BRILiaN untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan perusahaan dan bangsa. 

“Transformasi ini bukan tujuan akhir, melainkan proses berkelanjutan yang harus dijalankan dengan semangat inovatif dan kolaboratif,” tambah Hery.

Untuk menghadapi peluang dan tantangan pasar kedepan, BRI sendiri memiliki fondasi yang kuat dengan memiliki lebih dari 36 ribu tenaga pemasar, customer base lebih dari 220 juta rekening simpanan. 

BRI juga memiliki jaringan terluas, dengan lebih dari 6 ribu unit kerja (Kantor Cabang hingga BRI Unit), dan mengoperasikan lebih dari 742 ribu unit e-channel, lebih dari 10 ribu unit ATM dan 9 ribu unit Cash Recycling Machine (CRM) di seluruh Indonesia yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Penetrasi layanan ke pelosok negeri juga diperluas melalui jaringan AgenBRILink yang telah mencapai lebih dari 1,19 juta agen dan menjangkau lebih dari 67 ribu desa.

Kinerja Agresif BRI di Kuartal I-2025

Seperti diketahui hingga Kuartal I 2025, di tengah dinamika ekonomi global yang penuh dengan tantangan BRI Group mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp13,80 triliun dan asset tumbuh 5,49 persen secara year on year (yoy) menjadi sebesar Rp2.098,23 triliun. 

Pertumbuhan tersebut didorong penyaluran kredit sebesar Rp1.373,66 triliun atau tumbuh 4,97 persen yoy. Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), BRI mampu menghimpun DPK sebesar Rp1.421,60 triliun dengan porsi dana murah (CASA) mencapai 65,77 persen.

Meski kinerja saham BBRI masih dalam tekanan, namun belum lama ini JP Morgan Chase & Co. secara signifikan menambah porsi kepemilikannya di saham BBRI sepanjang kuartal II/2025. 

JP Morgan tercatat membeli 117,42 juta saham BBRI selama periode April hingga Juni 2025, menjadikan total kepemilikan mereka mencapai 1,54 miliar lembar saham. 

Hal ini menunjukkan bahwa investor institusional melihat prospek positif dari Perseroan, dalam hal ini yaitu keyakinan atas fondasi kuat dan strategi transformasi jangka panjang BRI.(Info-bks/*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait