Makro 15 Aug 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

Telkom Siapkan Solusi Kecerdasan Buatan untuk Danantara Indonesia

Telkom berkomitmen penuh mendukung program Danantara melalui ekosistem digital yang solid

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) resmi menyiapkan solusi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung transformasi digital.

Untuk tahap pilot project, Telkom akan menjadi satu-satunya penyedia solusi AI bagi Danantara
Untuk tahap pilot project, Telkom akan menjadi satu-satunya penyedia solusi AI bagi Danantara

KABARBURSA.COM — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) resmi menyiapkan solusi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung transformasi digital Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau yang lebih dikenal sebagai Danantara Indonesia.

Dalam gelaran Business Update bertajuk “Penguatan Product Hero Digital & B2B Telkom di Market” yang digelar di Jakarta, Kamis, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menegaskan bahwa Telkom berkomitmen penuh mendukung program Danantara melalui ekosistem digital yang solid. Termasuk di dalamnya layanan konektivitas digital, platform digital, dan layanan digital yang disematkan teknologi AI mutakhir.

"Untuk tahap pilot project, Telkom akan menjadi satu-satunya penyedia solusi AI bagi Danantara," ujar Faizal.

Ia menganalogikan Danantara sebagai representasi miniatur Indonesia. Pasalnya, entitas ini membawahi sekitar 1.046 perusahaan lintas sektor, mencakup 12 bidang ekonomi strategis nasional.

"Danantara saat ini, kalau saya tak keliru, mengelola hampir 1.046 perusahaan. Jadi, secara struktur, ini adalah Indonesia dalam skala kecil. Semua sektor utama ekonomi ada di dalamnya," ungkap Faizal.

Lebih jauh, Faizal menjelaskan bahwa penerapan AI akan menjadi tulang punggung efisiensi operasional Danantara. Ketika gelombang pensiun terjadi di berbagai anak perusahaan, mayoritas posisi yang kosong tak akan lagi diisi oleh tenaga kerja baru, melainkan oleh teknologi kecerdasan buatan.

“Kami tidak akan menggantikan 100 persen posisi pensiunan dengan pegawai baru. Mungkin hanya 15–20 persen saja. Sisanya? Digantikan AI. Ini bukan tentang pengurangan tenaga kerja, tapi pergeseran peran melalui inovasi,” jelas Faizal.

Solusi berbasis AI ini telah menjadi program prioritas Danantara sejak awal pembentukannya dan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini sejalan dengan visi besar Danantara untuk menyatukan dan merampingkan portofolio usaha negara. Targetnya ambisius: dari 888 perusahaan BUMN yang tersebar di berbagai sektor saat ini, hanya akan disisakan sekitar 200 perusahaan yang lebih ramping, fokus, dan efisien.

Transformasi melalui AI bukan hanya soal teknologi—ini adalah fondasi masa depan baru bagi wajah korporasi milik negara.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait