Makro 23 Jun 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Terkerek Sentimen AS-Iran, Harga Emas Naik Tipis

Kabar baik dari perundingan damai di Swiss sukses membawa angin segar bagi penguatan sektor logam mulia.

Harga emas spot naik ke USD4.182 per ons dipicu kabar baik dialog AS-Iran. Simak analisis Saxo Bank dan Bank of America terkait proyeksi suku bunga Fed di sini.

Ilustrasi Emas (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)
Ilustrasi Emas (Foto: Pixabay/Csaba Nagy)

KABARBURSA.COM - Harga emas mengalami penguatan pada perdagangan Senin, 22 Juni 2026 setelah ada kabar baik pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 0,5 persen menjadi USD4.182,39 per ons. Sementara kontrak emas berjangka AS menyentuh level USD4.202,7 per ons.

Analis Saxo Bank, Ole Hansen mengatakan harga energi akan tetap menjadi pendorong utama jangka pendek untuk sektor logam mulia.

"Kita melihat perundingan antara AS dan Iran di Swiss masih mengarah pada kesepakatan yang pada dasarnya akan menambah pasokan minyak mentah baru ke pasar," ujar Hansen.

Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pembicaraan dengan para pejabat Iran di Swiss telah meletakkan menemukan jalan terbaik untuk kesepahaman perdamaian akhir,  meskipun ada ketegangan terkait Selat Hormuz dan Lebanon

Pengumuman tersebut membuat harga minyak mentah Brent ditutup menurun hampir lebih dari 3 persen.

Di sisi lain, menurut CME FedWatch Tool, para pedagang melihat peluang kenaikan suku bunga sebesar 89 persen pada bulan Desember 2026 atau naik dari 61 persen sebelum pertemuan Federal Reserve pekan lalu,

Terlepas dari reputasinya sebagai lindung nilai terhadap inflasi, emas cenderung kehilangan daya tariknya ketika suku bunga naik, karena aset yang tidak menghasilkan imbal hasil ini menjadi kurang menarik dibandingkan dengan investasi yang menghasilkan bunga.

Bank of America menyatakan dalam sebuah catatan pada hari Jumat pekan lalu, bahwa target harga emas USD6.000 per ons tampaknya tidak mungkin tercapai, karena pasar perlu sepenuhnya memperhitungkan kenaikan suku bunga agar level tersebut dapat terwujud.

Sementara itu, harga perak spot naik 0,5 persen menjadi USD65,21 per ons, platinum ikut naik 0,3 persen ke level USD1.668,43. Namun, paladium menyusut 0,1 persen ke harga USD1.256,68. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait