Market Hari Ini 13 Nov 2025 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Tim Editorial

10 Saham Terlemah Hari Ini, IHSG Melemah ke 8.372 Dipicu Aksi Jual di Sektor Konsumer dan Telekomunikasi

Total volume transaksi mencapai 583,03 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp23,52 triliun dari 2,73 juta transaksi.

Total volume transaksi mencapai 583,03 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp23,52 triliun dari 2,73 juta transaksi.

Papan pantau Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia menunjukkan bullish capai 8.200-an. Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.
Papan pantau Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia menunjukkan bullish capai 8.200-an. Foto: KabarBursa.com/Desty Luthfiani.

Daftar Isi

  1. 01 Berikut 10 saham peringkat terbawah top losers.

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Kamis, 13 November 2025, turun 16,57 poin atau 0,20 persen ke level 8.372. Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.418 sebelum terkoreksi hingga level terendah di 8.354.

Total volume transaksi mencapai 583,03 juta lot dengan nilai perdagangan sebesar Rp23,52 triliun dari 2,73 juta transaksi.

Pelemahan indeks hari ini terjadi seiring meningkatnya aksi ambil untung di sejumlah saham berkapitalisasi menengah dan besar. Investor cenderung berhati-hati menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan suku bunga global. Tekanan jual paling terasa pada sektor konsumer, teknologi, dan telekomunikasi yang menjadi penahan utama laju indeks.

Berikut 10 saham peringkat terbawah top losers.

Saham Abadi Nusantara Tbk (PACK) menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 3,17 persen ke level Rp2.750 dan nilai transaksi mencapai Rp11,30 miliar. Di posisi berikutnya, saham Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP) turun 3,12 persen ke level Rp31 dengan nilai transaksi Rp2,22 miliar. Telefast Indonesia Tbk (TFAS) ikut melemah 3,10 persen ke Rp250 dengan nilai transaksi Rp628,97 juta, sementara Global Digital Niaga Tbk (BELI) turun 3,02 persen ke Rp450 dengan nilai transaksi Rp5,57 miliar.

Saham Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) juga terkoreksi 2,99 persen ke Rp65 disusul Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) yang turun 2,83 persen ke Rp515. Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) melemah 2,82 persen ke Rp1.205 dengan nilai transaksi mencapai Rp64,04 miliar, diikuti Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) yang turun 2,80 persen ke Rp1.040 dengan nilai transaksi Rp1,70 miliar.

Saham berkapitalisasi besar seperti Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) juga tidak luput dari tekanan dengan penurunan 2,79 persen ke Rp2.440 dan nilai transaksi mencapai Rp100,52 miliar. Adapun Indosat Tbk (ISAT) ditutup melemah 2,78 persen ke Rp2.100 dengan nilai transaksi Rp31,16 miliar.

Pelemahan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti PGEO dan ISAT memberikan kontribusi signifikan terhadap tekanan IHSG di akhir sesi. Meski demikian, penurunan tersebut masih dalam fase konsolidasi jangka pendek setelah penguatan yang terjadi di awal pekan. Investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan selektif, dengan fokus pada saham sektor defensif seperti perbankan dan energi yang dinilai lebih stabil menghadapi fluktuasi pasar saat ini.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait