Market Hari Ini 07 Feb 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

11 Juta Lapangan Kerja Baru Dari Dekarbonisasi

11 Juta Lapangan Kerja Baru Dari Dekarbonisasi
11 Juta Lapangan Kerja Baru Dari Dekarbonisasi

KABARURSA.COM - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menekankan bahwa dekarbonisasi, atau pembangunan rendah karbon, adalah peluang bagi Indonesia untuk membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan. Menurut laporan Bank Dunia yang dirilis pada tahun 2022, dekarbonisasi dapat menghasilkan manfaat ekonomi senilai Rp7.000 triliun bagi Indonesia pada tahun 2060, termasuk peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja baru, dan pengurangan biaya kesehatan. Bank Dunia juga menyatakan bahwa dekarbonisasi di Indonesia dapat menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 11 juta pada tahun 2060.

Moeldoko mengakui bahwa membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya dekarbonisasi bukanlah hal yang mudah karena cakupannya yang sangat luas. Oleh karena itu, dia berharap bahwa Asosiasi Ahli Emisi Karbon Indonesia (ACEXI) dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, terutama pelaku ekonomi, agar terlibat langsung dalam proses dekarbonisasi di Indonesia.

Moeldoko juga menegaskan bahwa kebijakan dan orientasi pembangunan Indonesia berpijak pada ekonomi hijau, seperti yang ditunjukkan oleh berbagai kebijakan terkait pemulihan lahan rusak, pencegahan deforestasi, perbaikan pemetaan lahan, dan pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

“Sebaiknya upaya yang akan dilakukan dituangkan dalam suatu rencana kerja yang membumi dan dapat diimplementasikan dalam jangka pendek. Jangan seperti mengecat langit,” kata Moeldoko.

Presiden juga telah mengamanatkan untuk memaksimalkan potensi kredit karbon di Indonesia, serta membentuk Tim Percepatan Implementasi Perdagangan Karbon.

Sementara itu, Ketua Umum ACEXI, Lastyo Lukito, menyatakan bahwa pihaknya telah menginisiasi gerakan dekarbonisasi dengan harapan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya transisi ekonomi hijau. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah membangun pelatihan dan sertifikasi.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait