Market Hari Ini 29 May 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Pramirvan Datu

1Q26 Laba MRAT Naik 319 Persen di Tengah Kenaikan Beban Operasional

Laba bersih Mustika Ratu (MRAT) melonjak 319,67 persen pada kuartal I 2026 didorong kenaikan penjualan produk kecantikan, herbal, dan wellness serta penguatan distribusi dan digitalisasi bisnis.

Laba bersih MRAT naik 319,67 persen pada kuartal I 2026 didorong lonjakan penjualan produk kecantikan dan wellness.

MRAT berhasil mengumpulkan laba yang naik hingga 319 persen. (Foto: KabarBursa)
MRAT berhasil mengumpulkan laba yang naik hingga 319 persen. (Foto: KabarBursa)

KABARBURSA.COM – PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) mengklaim mencatat pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I 2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp1,12 miliar. Angka tersebut meningkat 319,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp266,59 juta.

Sejalan dengan kenaikan laba bersih, laba per saham dasar Perseroan turut naik menjadi Rp1,87 dibandingkan Rp0,64 pada kuartal I 2025.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pertumbuhan laba ditopang kenaikan penjualan bersih sebesar 44,93 persen menjadi Rp123,73 miliar dari sebelumnya Rp85,37 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan disebut berasal dari penguatan permintaan pasar terhadap portofolio produk Perseroan di segmen kecantikan, kesehatan, dan wellness.

Di sisi lain, beban pokok penjualan juga mengalami kenaikan menjadi Rp80,80 miliar dibandingkan Rp48,32 miliar pada kuartal I 2025. Meski demikian, MRAT masih mencatatkan laba kotor sebesar Rp42,92 miliar atau meningkat dibandingkan Rp37,05 miliar pada periode sebelumnya.

Kenaikan aktivitas usaha turut diikuti peningkatan beban operasional. Beban penjualan tercatat naik menjadi Rp26,73 miliar dari sebelumnya Rp24,83 miliar. Sementara itu, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp13,22 miliar dibandingkan Rp11,69 miliar pada kuartal I tahun lalu.

Dari sisi operasional, Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp4,26 miliar, meningkat dibandingkan Rp2,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Hingga akhir Maret 2026, total ekuitas MRAT tercatat sebesar Rp632,46 miliar atau naik tipis dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp631,65 miliar. Sementara itu, total liabilitas Perseroan turun menjadi Rp231,02 miliar dari sebelumnya Rp247,13 miliar pada akhir tahun lalu.

Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Jodi Andrea Suryokusumo, mengatakan capaian kuartal I 2026 menjadi indikasi atas strategi transformasi bisnis dan penguatan distribusi yang dijalankan Perseroan.

“Pertumbuhan kinerja pada kuartal I 2026 mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam memperkuat penetrasi pasar dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Jodi dalam keterangan tertulis dikutip Jumat, 29 Mei 2026.

Menurut dia, Perseroan akan tetap fokus menjaga pertumbuhan berkelanjutan melalui penguatan fundamental bisnis dan pengembangan inovasi produk berbasis wellness Indonesia.

Sepanjang 2026, MRAT mengaku masih optimistis tren pertumbuhan dapat berlanjut melalui penguatan kanal distribusi, optimalisasi digitalisasi bisnis, pengembangan produk inovatif, serta peningkatan kolaborasi strategis di pasar domestik maupun internasional.

Sebagai informasi, PT Mustika Ratu Tbk merupakan emiten yang bergerak di industri kecantikan dan kesehatan berbasis bahan alami Indonesia dengan portofolio produk herbal, kosmetik, dan wellness.

Saat ini saham MRAT berada di kisaran 442 per lembar sahamnya.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait