Market Hari Ini 04 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

56 Perusahaan Antre Melantai di BEI Senilai Rp8,81 Triliun

56 Perusahaan Antre Melantai di BEI Senilai Rp8,81 Triliun
56 Perusahaan Antre Melantai di BEI Senilai Rp8,81 Triliun

KABARBURSA.COM-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa terdapat 56 rencana initial public offering (IPO) dalam pipeline, dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp 8,81 triliun.

Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, menyatakan bahwa minat pelaku bisnis untuk menggalang dana melalui pasar modal masih tinggi.

Hingga 29 Februari 2024, total nilai penawaran umum mencapai Rp 20,65 triliun dengan 12 perusahaan baru yang melakukan IPO, ujarnya dalam konferensi pers pada Senin 4 Maret 2024

Sementara itu, dalam pipeline OJK, terdapat 84 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp 56,83 triliun, termasuk IPO dari 56 perusahaan baru.

OJK menargetkan penggalangan dana total di pasar modal mencapai Rp 175 triliun hingga Rp 200 triliun untuk tahun 2024, angka yang tidak jauh berbeda dari target tahun sebelumnya.

"Ini menandakan bahwa kinerja penghimpunan dana di Pasar Modal diperkirakan akan stabil dan bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya, dengan target penghimpunan dana mencapai Rp 200 triliun," kata Inarno.

Di sisi lain, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat bahwa terdapat 17 perusahaan yang masuk dalam pipeline IPO. Mayoritas dari mereka adalah perusahaan dengan aset berukuran menengah, sebanyak 14 perusahaan.

Dua perusahaan lainnya memiliki aset besar, dengan nilai di atas Rp 250 miliar, sementara satu perusahaan memiliki aset kecil, dengan nilai di bawah Rp 50 miliar.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, dari segi sektor, lima perusahaan berasal dari sektor industri, empat dari sektor barang konsumen primer, dan tiga dari sektor teknologi.

Selain itu, dua perusahaan berasal dari sektor material dasar dan barang konsumsi siklikal masing-masing, sementara hanya satu perusahaan dari sektor infrastruktur.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait