Market Hari Ini 24 Mar 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

AALI Jadwalkan RUPST, Bahas Penggunaan Laba Bersih dan Perubahan Direksi

Dalam agenda utama, Perseroan akan meminta persetujuan atas laporan tahunan 2025

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

AALI akan mengadakan RUPST untuk membahasa penggunaan laba bersih 2025 (Foto: Dok. Astra Agro Lestari)
AALI akan mengadakan RUPST untuk membahasa penggunaan laba bersih 2025 (Foto: Dok. Astra Agro Lestari)

KABARBURSA.COM - PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada Rabu, 15 April 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RUPST akan diselenggarakan secara fisik di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, serta elektronik melalui platform eASY.KSEI. Rapat dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 hingga 10.45 WIB.

Dalam agenda utama, Perseroan akan meminta persetujuan atas laporan tahunan 2025, termasuk pengesahan laporan keuangan konsolidasian dan laporan pengawasan dewan komisaris. Selain itu, manajemen juga akan mengajukan penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Tidak hanya itu, rapat juga akan membahas perubahan susunan direksi serta penetapan remunerasi bagi dewan komisaris dan direksi. Perseroan juga akan meminta persetujuan penunjukan kantor akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh mata acara tersebut merupakan agenda rutin yang wajib dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas dan anggaran dasar perusahaan.

Di sisi lain, Perseroan membatasi jumlah pemegang saham yang dapat hadir secara fisik maksimal 200 orang dengan mekanisme first come, first served.

Berbicara kinerja keuangan, AALI sendiri mencatat lonjakan kinerja sepanjang tahun 2025 dengan pendapatan mencapai Rp28,65 triliun. Angka ini naik dari Rp21,81 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, laba bersih AALI sebesar Rp1,47 triliun, naik dari sebelumnya yang senilai Rp1,14 triliun pada tahun 2024.

Beban pokok penjualan tercatat meningkat tajam menjadi Rp24,02 triliun dari Rp18,47 triliun. Alhasil, laba bruto AALI sebesar Rp4,63 triliun dari Rp3,34 triliun.

Dari sisi neraca, total aset AALI tercatat sebesar Rp27,04 triliun, turun dari Rp28,79 triliun pada 2024. Sementara itu, kas dan setara kas AALI juga turun menjadi Rp2,75 triliun dari Rp3,23 triliun. (*) 
 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait