Market Hari Ini 28 May 2026 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

ABBA Pede Jaga Pertumbuhan Lewat Sinergi Bisnis Kreatif

Dengan ekosistem yang terintegrasi, talenta kreatif yang kuat, serta unit bisnis yang saling melengkapi

PT Mahaka Media Tbk atau mahakaX (IDX: ABBA) menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan sinergi lintas unit usaha

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Mahaka Media Tbk atau mahakaX (IDX: ABBA) menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan sinergi lintas unit usaha sebagai strategi utama dalam mengejar pertumbuhan yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan di tengah lanskap industri media digital yang terus berubah.

Direktur Utama mahakaX Adrian Syarkawi mengatakan perseroan memiliki fondasi ekosistem terintegrasi yang diyakini mampu memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pionir media kreatif digital di Indonesia.

“Dengan ekosistem yang terintegrasi, talenta kreatif yang kuat, serta unit bisnis yang saling melengkapi, kami percaya mahakaX dapat terus memperkuat posisinya sebagai pelopor ekosistem media digital kreatif di Indonesia,” ujar Adrian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 28 Mei 2026.

Adrian sendiri resmi menduduki posisi Direktur Utama setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 yang digelar Senin, 25 Mei. Ia menggantikan Ronny W. Sugiadha yang sebelumnya memimpin perseroan.

Dalam agenda yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Aditama Wahyudi Mirza sebagai Direktur Perseroan.

Restrukturisasi jajaran direksi tersebut menjadi bagian dari strategi korporasi untuk memperkuat kesinambungan bisnis, menjaga disiplin finansial, sekaligus membuka ruang kolaborasi strategis yang lebih luas di sektor media digital kreatif.

Di tengah transformasi tersebut, kinerja keuangan perseroan masih menghadapi tekanan. mahakaX membukukan pendapatan sebesar Rp184 miliar sepanjang tahun buku 2025, turun sekitar 12 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Perseroan juga mencatat EBITDA negatif sebesar Rp11 miliar, rugi operasional Rp15 miliar, serta rugi bersih mencapai Rp26 miliar.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perusahaan memutuskan tidak membagikan dividen tahun buku 2025 lantaran kondisi ekuitas yang masih berada pada posisi negatif.

Adrian menilai fase berikutnya bagi mahakaX bukan sekadar mempertahankan bisnis, melainkan memastikan fondasi yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir mampu menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkesinambungan.

Menurutnya, industri media dan ekonomi kreatif kini bergerak semakin dinamis dan kompetitif. Karena itu, perusahaan perlu memperkuat kemampuan adaptasi, menjaga relevansi konten, meningkatkan kualitas eksekusi, serta mengoptimalkan monetisasi ekosistem bisnis.

Dari sisi strategi, mahakaX akan berfokus pada tiga agenda utama, yakni menjaga kesinambungan kinerja positif, memperkuat tata kelola perusahaan dan disiplin keuangan, serta memperluas kemitraan strategis di sektor media digital kreatif.

Ke depan, perseroan optimistis dapat menjaga arah pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor, dan pengelolaan bisnis yang lebih terukur serta efisien.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait