Market Hari Ini 13 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Ada yang 100 Persen Lebih, 10 Saham ini Jadi Sorotan Sepekan

Kenaikan tajam terjadi di berbagai sektor dengan kapitalisasi pasar yang beragam.

TRUK, KUAS, hingga MSIN pimpin kenaikan saham tertinggi sepekan.

Sepuluh saham mencatat kenaikan tertinggi dalam sepekan lintas sektor. (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)
Sepuluh saham mencatat kenaikan tertinggi dalam sepekan lintas sektor. (Foto: Kabarbursa.com/R. Fadli)

KABARBURSA.COM – Pergerakan pasar saham dalam sepekan terakhir mencatat lonjakan tajam pada sejumlah emiten dengan kenaikan harga signifikan. 

Data yang dihimpun Kabarbursa.com dari Stockbit Sekuritas Digital menunjukkan 10 saham mencatatkan kenaikan tertinggi dalam periode satu minggu, dengan karakter pergerakan yang beragam dari sisi kapitalisasi pasar dan sektor.

Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) memimpin daftar setelah melesat 106,36 persen dalam sepekan ke level Rp454. Emiten transportasi ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp197,49 miliar.

Di posisi berikutnya, PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) menguat 71,95 persen ke level Rp141 dengan kapitalisasi pasar Rp182,29 miliar. Saham sektor manufaktur ini juga mencatat kinerja tahunan positif.

Saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) turut mencatat kenaikan signifikan sebesar 68,80 persen ke level Rp3.030. Dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp6,43 triliun, saham sektor pertambangan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam daftar.

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mencatat kenaikan 59,02 persen ke level Rp1.630 dengan kapitalisasi pasar Rp2,46 triliun. Pergerakan saham ini memperlihatkan dinamika sektor hiburan dan gaya hidup yang tetap aktif di tengah rotasi pasar.

Sementara itu, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menguat 58,08 persen ke level Rp1.320 dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp80,09 triliun. Sebagai saham berkapitalisasi besar di sektor media dan digital.

Saham PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) naik 52,24 persen ke level Rp102 dengan kapitalisasi pasar Rp113,22 miliar. Emiten sektor industri ini mencerminkan pergerakan saham berkapitalisasi kecil yang masih menjadi sasaran utama dalam lonjakan jangka pendek.

PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN) mencatat kenaikan 51,52 persen ke level Rp50 dengan kapitalisasi pasar Rp44,84 miliar. Saham sektor properti ini menjadi salah satu yang paling kecil dalam daftar, menunjukkan karakteristik pergerakan yang lebih volatil.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menguat 49,61 persen ke level Rp1.915 dengan kapitalisasi pasar Rp179,53 triliun. 

Sebagai emiten besar di sektor energi dan petrokimia, kenaikan ini mencerminkan pergerakan signifikan pada saham berkapitalisasi jumbo di tengah dinamika harga komoditas.

PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) mencatat kenaikan 49,06 persen ke level Rp474 dengan kapitalisasi pasar Rp324,13 miliar. Saham ini bergerak di sektor investasi dan industri, memperlihatkan partisipasi sektor non-komoditas dalam reli jangka pendek.

Sementara itu, PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) menutup daftar dengan kenaikan 46,43 persen ke level Rp164. Emiten sektor logam ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar Rp164 miliar dan mencatat lonjakan volume serta aktivitas transaksi yang tinggi.

Pergerakan sepuluh saham ini menunjukkan pola yang tidak seragam antar sektor. Sektor komoditas dan energi seperti IFSH dan BRPT bergerak seiring sentimen harga global, sementara sektor media, transportasi, dan industri menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih dipengaruhi oleh dinamika domestik.

Distribusi kapitalisasi pasar yang beragam, mulai dari puluhan miliar hingga ratusan triliun rupiah, mencerminkan bahwa penguatan harga tidak terbatas pada kelompok saham tertentu. 

Lonjakan mingguan ini memperlihatkan kombinasi antara pergerakan saham lapis kecil yang agresif dan partisipasi saham berkapitalisasi besar dalam membentuk arah pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait