Market Hari Ini 03 May 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

ADHI Tingkatkan Konektivitas dan Pertumbuhan Wilayah Riau

ADHI Tingkatkan Konektivitas dan Pertumbuhan Wilayah Riau
ADHI Tingkatkan Konektivitas dan Pertumbuhan Wilayah Riau

KABARBURSA.COM - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) melalui Badan Usaha Pelaksana (BUP) PT. Adhi Jalintim Riau (AJR) berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk melakukan preservasi jalan guna mendukung konektivitas dan pertumbuhan wilayah di Pekanbaru, Riau.

Farid Budiyanto, Sekretaris Perusahaan ADHI menyatakan bahwa Provinsi Riau juga sedang mengembangkan Pusat Kegiatan Nasional Kota Pekanbaru untuk menarik investor dan mengembangkan Kawasan Strategis Provinsi PEKANSIKAWAN (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan) untuk mempercepat pembangunan daerah dengan infrastruktur perhubungan/transportasi yang baru. Seperti dalam keterangan tertulisnya, 3 Mei 2024.

PT AJR melaksanakan Kegiatan Preservasi Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau dengan total panjang 43 Km yang merupakan jalur logistik utama di Pulau Sumatera.

Kegiatan ini mencakup Jalan Simpang Kayu Ara (Pekanbaru) - Batas Kabupaten Pelalawan, Jalan Batas Pelalawan - Sikijang Mati, dan Jalan Sikijang Mati - Simpang Lago, dengan rehabilitasi 3 jembatan, rekonstruksi 1 jembatan, dan Fasilitas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) sebagai penunjang jalan.

Tim Penerima Hasil Konstruksi dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Riau telah menyetujui dan menerima pekerjaan konstruksi pada tanggal 26 April 2024 sehingga PT AJR resmi memasuki masa layanan dengan komitmen selama 12 tahun ke depan.

Dengan preservasi ini, ADHI secara aktif berkontribusi dalam penyediaan jaringan transportasi yang aman, mengembangkan infrastruktur berkualitas, dan mendukung akses yang merata bagi semua.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait