Market Hari Ini 17 Sep 2025 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Uslimin Usle

ADMR Optimistis Smelter Aluminium KAI Beroperasi Akhir 2025

Pada fase awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 500.000 ton aluminium ingot per tahun

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menyuarakan keyakinannya terhadap kelanjutan proyek besar smelter aluminium yang tengah dikerjakan melalui anak usaha

Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com
Hall Bursa Efek Indonesia. Foto: Dok KabarBursa.com

KABARBURSA.COM - PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) menyuarakan keyakinannya terhadap kelanjutan proyek besar smelter aluminium yang tengah dikerjakan melalui anak usaha, PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI).

Dalam surat resmi bertanggal 16 September 2025 kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen ADMR menegaskan bahwa proyek strategis ini dijadwalkan mulai beroperasi bertahap pada penghujung 2025. Pada fase awal, kapasitas produksi ditargetkan mencapai 500.000 ton aluminium ingot per tahun, dengan rencana peningkatan hingga 1,5 juta ton per tahun melalui tahapan pengembangan selanjutnya.

ADMR meyakini skala besar ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga membuka peluang ekspor. Kehadiran smelter KAI dipandang vital dalam memperkuat rantai pasok hilirisasi mineral, khususnya aluminium, yang berperan penting dalam transisi energi serta menopang kebutuhan industri manufaktur nasional.

Dari sisi konstruksi, progres pembangunan hingga kuartal II-2025 dinilai signifikan. Struktur baja utama hampir rampung, pembangunan potroom dan sistem anoda terus berjalan, sementara infrastruktur penunjang lain juga digarap paralel. Di area jetty, peralatan bongkar muat utama sudah terpasang. Instalasi kelistrikan dan kabel tengah dikerjakan, bersamaan dengan pembangunan asrama pekerja.

Manajemen menyebut sejumlah fasilitas sudah selesai dibangun, sedangkan lainnya masih dalam tahap struktur utama dan utilitas. Seluruh pengerjaan dipastikan sesuai jadwal agar target operasional akhir 2025 tercapai tepat waktu.

Lebih jauh, ADMR menilai proyek smelter ini akan menjadi katalis strategis dalam memperkuat posisi perusahaan di industri mineral nasional. Dengan masuknya Indonesia ke peta rantai pasok aluminium global, smelter KAI diharapkan memberi nilai tambah signifikan pada produk mineral Tanah Air serta mendukung kebijakan hilirisasi pemerintah.

Komitmen ADMR tak berhenti pada pembangunan semata. Perusahaan menegaskan ekspansi akan dilakukan secara bertahap, dengan harapan keberhasilan proyek ini bukan hanya memberikan keuntungan ekonomi bagi pemegang saham, melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru di Kalimantan.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait