Market Hari Ini 13 Aug 2025 Penulis: Yunila Wati Editor: Pramirvan Datu

ADRO Catat Pola Bullish Marubozu, Analis Rekomendasikan Swing Trade

Saham ADRO mencetak bullish marubozu dan breakout MA5, membuka peluang swing trade dengan target 1.935–1.975, meski tren mayor masih tertekan.

ADRO cetak bullish marubozu, breakout MA5, peluang swing trade target 1.975, tren mayor masih waspada.

Gedung Adaro di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Dok KabarBursa.
Gedung Adaro di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Foto: Dok KabarBursa.

KABARBURSA.COM - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) tengah menarik perhatian pelaku pasar setelah penutupan candlestick membentuk pola bullish marubozu. Pola ini kerap dianggap sebagai sinyal optimisme jangka pendek karena menunjukkan dominasi pembeli sepanjang sesi perdagangan. 

Volume perdagangan memang tercatat positif, meski sedikit lebih rendah dibanding hari sebelumnya, namun tetap cukup untuk mengonfirmasi momentum kenaikan. Breakout pada MA5 menjadi sinyal tambahan bahwa harga mulai bergerak meninggalkan level short-term resistance

Lebih menarik lagi, indikator MACD sudah berada di area bullish di atas garis nol, mengindikasikan bahwa tren penguatan masih punya ruang untuk berlanjut.

Berdasarkan analisis pengamat pasar modal Hendra Wardana, Rabu, 13 Agustus 2025, strategi perdagangan saat ini cukup jelas, yaitu area beli direkomendasikan di level 1.860, dengan target jangka pendek di 1.935 dan target lanjutan di 1.975. 

Sementara itu, stop loss disarankan di 1.805 untuk membatasi risiko jika tren berbalik arah. Meski begitu, kondisi teknikal secara keseluruhan masih memberi peringatan. 

Rangkuman indikator teknikal menunjukkan sinyal “sangat jual”, dengan hanya dua indikator yang memberi sinyal beli, sisanya condong ke arah jual. Beberapa indikator seperti Stochastic, MACD, ADX, Williams %R, dan ROC cenderung negative. Kondisi ini menggambarkan bahwa tren jangka menengah belum sepenuhnya pulih.

Dari sisi moving average, gambaran yang muncul juga cukup kontras. MA5 dan MA10 jangka pendek memberi sinyal beli, namun MA20 hingga MA200 justru menunjukkan tren turun yang masih dominan. 

Artinya, meskipun ada peluang kenaikan harga dalam jangka pendek, tren besar masih mengarah turun dan membutuhkan katalis lebih kuat untuk membalikkan arah sepenuhnya. 

Pivot point harian berada di sekitar 1.847, dengan area support terdekat di 1.824 dan resistance di 1.884, sehingga pergerakan harga kemungkinan akan banyak menguji rentang ini sebelum memutuskan arah yang lebih jelas.

Dengan kombinasi sinyal teknikal yang beragam ini, Hendra berpendapat ADRO saat ini lebih cocok dimainkan dalam skema swing trade ketimbang position trade

Skema Swing trade adalah strategi membeli dan menjual saham dengan tujuan memanfaatkan pergerakan harga dalam jangka waktu singkat hingga menengah, biasanya beberapa hari hingga beberapa minggu. 

Fokusnya adalah menangkap “swing” atau ayunan harga yang terjadi akibat momentum pasar, berita, atau pola teknikal tertentu.

Sementara, position trade adalah strategi membeli saham untuk jangka waktu lebih panjang—biasanya dari beberapa minggu hingga berbulan-bulan, bahkan bisa setahun. Strategi ini berfokus pada tren besar dan biasanya mengabaikan fluktuasi harian.

Bagi investor jangka pendek, momentum bullish marubozu yang didukung breakout MA5 bisa dimanfaatkan untuk masuk di area 1.860 dengan target bertahap, sambil disiplin menjaga batas risiko di 1.805. 

Namun, bagi investor jangka menengah hingga panjang, sebaiknya tetap waspada karena tren mayor masih menunjukkan tekanan jual, dan menunggu konfirmasi pembalikan tren yang lebih solid akan menjadi langkah yang lebih aman.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
YU
Redaktur

Yunila Wati

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait