Market Hari Ini 09 Oct 2025 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

ADRO Masih Dalam Trend Bearish, Jual atau Tahan?

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan saham ADRO saat ini masih dalam trend yang bearish atau menurun meski pada perdagangan kemarin ditutup menguat.

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan saham ADRO saat ini masih dalam trend yang bearish atau menurun meski pada perdagangan kemarin ditutup menguat.

Layar pantau bursa di main hall BEI. (Foto: Dok KabarBursa)
Layar pantau bursa di main hall BEI. (Foto: Dok KabarBursa)

KABARBURSA.COM - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) diproyeksikan mengalami tekanan. ADRO baru saja mencatatkan kinerja positif pada perdagangan kemarin setelah ditutup menguat hingga 11,82 persen ke level 1.845.

Sementara untuk perdagangan hari ini, Kamis, 9 Oktober 2025, saham ADRO dibuka stagnan bahkan sempat menurun hingga level 1.790.

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan saham ADRO saat ini masih dalam trend yang bearish atau menurun meski pada perdagangan kemarin ditutup menguat.

"Pergerakan harga ADRO masih dalam trend yang bearish. Namun, Perdagangan terakhir mampu menguat dan menembus level resistancenya di 1.780. Selama berada diatas level tersebut, maka ada potensi untuk lanjut menguat menuju resistance berikutnya pada 1.900 - 2.045," tulis BRI Danareksa dalam risetnya, Kamis, 9 Oktober 2025.


Mengutip Stockbit, secara tahun berjalan (YTD), ADRO memang masih tertekan sebesar -25,51 persen. Tekanan semakin terlihat pada satu tahun terakhir yang merosot -52,37 persen, dan tiga tahun turun -56,28 persen.

Namun dalam rentang lebih panjang yakni lima tahun ADRO masih mencatat kenaikan 60,18 persen, dan dalam 10 tahun tumbuh 191,94 persen.

Adapun pada semester I 2025, ADRO mencatat pendapatan usaha sebesar USD857,69 juta, turun dari USD1,05 miliar pada periode sama 2024.

Laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat USD174,94 juta, merosot tajam dari tahun lalu. Margin juga menyempit, laba bruto menunjukan USD284,27 juta dan laba usaha USD203,33 juta untuk enam bulan pertama 2025. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait