Market Hari Ini 27 Jan 2026 Penulis: Desty Luthfiani Editor: Tim Editorial

Akses Saham AS Dibuka, Valbury Perkuat Ekspansi Layanan Pasar Modal Global

Penambahan saham AS menjadi salah satu fokus pengembangan Valbury sepanjang 2026. Investor Indonesia kini dapat mengakses saham-saham perusahaan global berkapitalisasi besar

PT Valbury Asia Futures memperkuat strategi ekspansinya dengan menghadirkan perdagangan saham Amerika Serikat (AS

Caption foto : Ilustrasi investor saat melakukan investasi saham global. (Dok. Valbury)
Caption foto : Ilustrasi investor saat melakukan investasi saham global. (Dok. Valbury)

KABARBURSA.COM – Memasuki awal 2026, PT Valbury Asia Futures memperkuat strategi ekspansinya dengan menghadirkan perdagangan saham Amerika Serikat (AS) di dalam aplikasi Valbury, melengkapi layanan multi aset yang sebelumnya mencakup forex dan komoditas. Hal tersebut dilakukan untuk memperkuat akses investor Indonesia ke pasar modal globda.pp

Penambahan saham AS menjadi salah satu fokus pengembangan Valbury sepanjang 2026. Investor Indonesia kini dapat mengakses saham-saham perusahaan global berkapitalisasi besar seperti Nvidia, Microsoft, Apple, hingga Amazon, yang selama ini menjadi penggerak utama pasar modal dunia.

Kehadiran instrumen ini membuka peluang bagi investor domestik untuk berpartisipasi langsung dalam dinamika pasar saham global tanpa perlu membuka akun di luar negeri.

Head of Marketing and Communication Valbury, Caroline Haryono, menyampaikan bahwa peluncuran saham AS merupakan bagian dari investasi teknologi dan proyek jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem multi aset yang inklusif.

“Hadirnya instrumen ini adalah perwujudan dari visi kami untuk memberikan akses investasi yang lebih luas dan tidak terbatas. Itulah mengapa kami menyebut kehadiran saham AS sebagai diversifikasi,” ujar Caroline dalam keterangan tertulis pada Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut dia, melalui satu aplikasi, investor kini dapat mengelola berbagai instrumen keuangan sekaligus, seiring meningkatnya kebutuhan diversifikasi portofolio di tengah volatilitas pasar global.

Dari sisi pengalaman pengguna, Valbury menilai kemudahan akses menjadi faktor krusial dalam mendorong partisipasi investor ritel, baik pemula maupun yang telah berpengalaman di pasar modal.

“Platform trading kami memiliki interface yang user friendly, sehingga cocok untuk pemula maupun berpengalaman, serta mudah dinavigasi sesuai preferensi penggunanya,” lanjut Caroline.

Selain memperluas instrumen investasi, Valbury juga meningkatkan kualitas layanan operasional. Perusahaan menghadirkan fasilitas Virtual Account dan Instant Withdrawal melalui BRI, melengkapi layanan perbankan yang telah tersedia sebelumnya.

Menurut dia, fasilitas itu memungkinkan proses top up dan penarikan dana dilakukan lebih cepat, yang dinilai penting dalam aktivitas perdagangan pasar modal yang bergerak dinamis.

Valbury Asia Futures merupakan perusahaan investasi multi aset yang beroperasi di Indonesia, menyediakan akses perdagangan forex, komoditas, indeks, hingga saham global melalui satu platform terintegrasi. Valbury berada di bawah pengawasan regulator resmi dan mengedepankan transparansi serta keamanan transaksi nasabah.

Dari perspektif ekspansi, kehadiran saham AS memperkuat posisi Valbury dalam menangkap pertumbuhan minat investor Indonesia terhadap pasar modal global. Strategi itu diklaim sekaligus menegaskan arah bisnis Valbury yang tidak hanya berfokus pada perdagangan derivatif, tetapi juga membangun ekosistem investasi lintas aset dan lintas negara yang lebih luas dalam satu aplikasi.(*)

 

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
DE
Jurnalis

Desty Luthfiani

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait