Market Hari Ini 17 May 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Akuisisi ETC oleh CSI Perkuat Sentimen Positif di Saham ELPI

Aksi korporasi tersebut berdampak positif terhadap saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)

Akuisisi PT ELPI Trans Cargo oleh PT Chandra Shipping International disambut positif pasar dan mendorong saham ELPI melonjak 22,70 persen ke level Rp2.000.

Ilustrasi tiga kapal yang sedang berlayar (Foto: Dok. ELPI)
Ilustrasi tiga kapal yang sedang berlayar (Foto: Dok. ELPI)

KABARBURSA.COM - Pasar menyambut positif aksi akuisisi PT ELPI Trans Cargo (ETC) oleh  PT Chandra Shipping  International (CSI) yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu. 

Aksi korporasi tersebut berdampak positif terhadap saham PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), yang sebelumnya merupakan pemegang saham mayoritas ETC.

Pada perdagangan terakhir pekan ini, Rabu, 13 Mei 2026, saham ELPI ditutup dengan lonjakan hingga 22,70 persen atau 370 poin ke level Rp2.000.

BRI Danareksa Sekuritas menyampaikan, kenaikan saham yang signifikan itu imbas dari sentimen positif akuisisi ELPI oleh CSI, entitas yang terafiliasi dengan Prajogo Pangestu.

"Kenaikan tajam ELPI menunjukkan respon positif pasar terhadap bergabungnya kekuatan grup taipan Prajogo Pangestu ke dalam ekosistem bisnis anak usaha ELPI," tulis BRI Danareksa Sekuritas dikutip, Minggu, 17 Mei 2026.

Merujuk keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pengambilalihan saham terjadi ETC dari ELPI ke CSI terjadi pada Jumat, 8 Mei 2026.

Adapun, ELPI mengalihkan sebanyak 17.250 lembar saham ETC kepada CSI dengan nominal  sebesar Rp1 juta per saham dan nilai saham yang dialihkan sebesar Rp17,25 miliar.

Transaksi itu menjadikan CSI kini sebagai pemegang saham ETC dengan jumlah 17.250 lembar saham atau 57,5 persen. Sementara  ELPI memegang 12.750 lembar saham atau 42,5 persen.

"Dengan dilaksanakannya transaksi tersebut, pengendalian atas ETC telah beralih kepada CSI sehingga ETC tidak lagi menjadi entitas anak terkonsolidasi Perseroan efektif sejak tanggal 8 Mei 2026," tulis manajemen ELPI. 
 

Manajemen ELPI menyebut aksi transaksi ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) ETC, khususnya dalam pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.

"Transaksi ini tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional Perseroan, dan kegiatan usaha Perseroan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya," tulis manajemen.  (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait