Market Hari Ini 02 May 2024 Penulis: Syahrianto Editor: Tim Editorial

Alphabet Inc Sempat Gelontorkan USD20 Miliar ke Apple

Alphabet Inc Sempat Gelontorkan USD20 Miliar ke Apple
Alphabet Inc Sempat Gelontorkan USD20 Miliar ke Apple

KABARBURSA.COM - Alphabet Inc dilaporkan telah menggelontorkan uang sekitar USD20 miliar atau sekitar 312 triliun kepada Apple Inc pada 2022. Informasi ini terungkap dalam dokumen pengadilan Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat (AS).

Dalam laporan itu ditemukan bahwa Google ingin membayar Apple agar browser Safari menggunakan Google sebagai mesin pencari default.

Atas kejadian tersebut, pihak berwenang menuduh Google melakukan monopoli dalam pasar pencarian online dan iklan terkait dengan cara yang melanggar hukum. Kesepakatan ini kemudian menjadi fokus utama dalam kasus tersebut.

DoJ dan Google akan menyampaikan argumen penutup dalam persidangan ini, dengan keputusan diperkirakan akan diambil pada akhir tahun.

Baik Google maupun Apple berusaha menjaga kerahasiaan jumlah pembayaran dari publik. Namun, dalam dokumen pengadilan, terungkap bahwa Google membayar sekitar 36 persen dari pendapatan iklan pencariannya kepada Apple.

Ini adalah konfirmasi publik pertama dari angka-angka ini, yang sebelumnya tidak diungkapkan oleh kedua perusahaan dalam laporan keuangan mereka.

Dokumen tersebut juga mengungkapkan bahwa pembayaran tersebut memiliki dampak signifikan pada laba Apple, mencapai 17,5 persen dari pendapatan operasional perusahaan pada 2020.

Perjanjian antara Google dan Apple menjadi kunci dalam penentuan mesin pencari default untuk sebagian besar ponsel cerdas di AS. Awalnya, Apple setuju untuk menggunakan Google secara gratis pada browser Safari mereka pada 2002, tetapi kemudian mereka sepakat untuk berbagi pendapatan dari iklan pencarian.

Pada 2021, Google membayar lebih dari USD1 miliar per bulan kepada Apple untuk mempertahankan statusnya sebagai mesin pencari default.

Di samping itu, Microsoft, dengan mesin pencari Bing-nya, mencoba untuk menggeser posisi Google dari Safari dengan menawarkan berbagai insentif kepada Apple, termasuk pembagian 90 persen dari pendapatan iklan.

CEO Microsoft, Satya Nadella, bersaksi bahwa mereka bersedia melakukan perubahan besar untuk menarik Apple, menggambarkannya sebagai permainan yang berpotensi mengubah dinamika pasar secara drastis.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait