Market Hari Ini 23 Feb 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Anak Usaha DOID Jalin Kontrak dengan Adaro, Siap Produksi 44 Juta Ton Batu Bara

Direktur Utama BUMA, Ronald Sutardja menyatakan perpanjangan kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA

Anak usaha PT Buma Internasional Grup Tbk (DOID), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) pada 20 Februari 2026, kolaborasi dengan PT Adaro Indonesia

Ilustrasi dua karyawan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). (Foto: Buma Group)
Ilustrasi dua karyawan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). (Foto: Buma Group)

KABARBURSA.COM - Anak usaha PT Buma Internasional Grup Tbk (DOID) yakni PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) pada 20 Februari 2026, telah menandatangani kontrak jasa pertambangan jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk area Tambang Tutupan Selatan yang terletak di Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan. Masa berlaku kontrak ini berlangsung dari 1 April 2026 hingga 31 Desember 2030.

Berdasarkan kontrak tersebut, BUMA diprediksi bakal menghasilkan overburden removal sekitar 239 juta bank cubic meter (bcm) dan memproduksi 44 juta ton batu bara, setara dengan rata-rata volume tahunan masing-masing sebesar 50,5 juta bcm dan 9,3 juta ton.

Kontrak ini makin memperkuat kemitraan jangka panjang antara BUMA dan Adaro Indonesia yang telah terjalin selama lebih dari 20 tahun, sekaligus memperkokoh basis pendapatan berdasarkan kontrak Grup dan meningkatkan visibilitas kinerja keuangan jangka panjang.

Direktur Utama BUMA, Ronald Sutardja menyatakan perpanjangan kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA, serta kapabilitas perusahaan dalam mengelola operasi pertambangan yang kompleks secara teknis dengan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi.

"Kontrak ini memperkuat visibilitas pendapatan kami sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai mitra jasa pertambangan tepercaya di Indonesia.” ujar dia dalam keterangannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin, 23 Februari 2026.

Sejalan dengan kegiatan operasionalnya, BUMA juga berkomitmen memberdayakan masyarakat di wilayah Tabalong melalui berbagai program yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, perlindungan lingkungan, serta sosial dan budaya.

Inisiatif unggulan yang dijalankan meliputi lokakarya keterampilan komputer JIKAMAKA, Youth Broadcasting Class untuk pengembangan industri kreatif, program lingkungan Kampung Iklim, serta dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) setempat.

Menurut Ronald, kemitraan BUMA dengan Adaro Indonesia tidak hanya terbatas pada pencapaian kinerja operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama bagi masyarakat sekitar. 
 

"Kami bangga atas dampak sosial positif yang telah kami bangun bersama dan kami akan terus berinvestasi untuk mendukung
kesejahteraan jangka panjang komunitas," pungkasnya. (*)

 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait