Market Hari Ini 29 Oct 2024 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Anak Usaha DOID Raih Perpanjangan Kontrak dengan IPR

Anak Usaha DOID Raih Perpanjangan Kontrak dengan IPR
Anak Usaha DOID Raih Perpanjangan Kontrak dengan IPR

Daftar Isi

  1. 01 BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak

KABARBURSA.COM - PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha utama PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) resmi memperpanjang kontrak jangka panjang dengan PT Indonesia Pratama (IPR), yang merupakan anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN) atau Bayan Group.

Kedua pihak sepakat memperpanjang kontrak selama 11 tahun atau terhitung dari 2024 hingga 2035. Cara ini diyakini bakal memberikan kontribusi bagi pendapatan BUMA senilai Rp107,8 triliun atau sekitar USD7,8 miliar.

Selain itu, perjanjian ini mencakup peningkatan signifikan dalam pemindahan lapisan tanah penutup (overburden removal) hingga 1,827 miliar bank cubic meter (bcm), serta peningkatan produksi batu bara mencapai 465 juta ton selama periode kontrak.

Direktur Utama Delta Dunia Group, Ronald Sutardja mengaku pihaknya senang kolaborasi jangka panjang dengan Bayan Group yang merupakan salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia.

Menurut Ronald, perpanjangan kontrak ini mencerminkan rekam jejak BUMA dalam memberikan layanan pertambangan yang aman, efisien, dan andal bagi Bayan Group.

"Hal ini juga menegaskan kembali komitmen Delta Dunia Group dan BUMA untuk terus memperkuat kehadiran dan mengembangkan bisnis inti kami di Indonesia, serta memperdalam hubungan jangka panjang dengan seluruh mitra kami," kata dia dalam keterbukaan informasi dikutip Selasa, 29 Oktober 2024.

Sementara itu Direktur Utama BUMA, Indra Kanoena menuturkan amandemen perjanjian tersebut merupakan bentuk kepercayaan dan komitmen jangka panjang dari Bayan Group dalam memperkuat hubungan strategis dan berkelanjutan yang telah bertumbuh selama lebih dari 17 tahun.

"Dengan Amandemen Perjanjian ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keunggulan operasional dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan bersama bagi BUMA dan Bayan Group," ungkap dia.

Lebih lanjut Bima menyampaikan, pihaknya terus berkomitmen untuk selalu menciptakan nilai optimal bagi seluruh pemangku kepentingan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

"Kami berharap dapat menjaga momentum positif ini, sehingga terus meraih peluang pertumbuhan, baik bagi kami maupun para pemangku kepentingan," pungkasnya.

BUMA Australia Raih Perpanjangan Kontrak

Sebelumnya, PT Delta Dunia Makmur Tbk melalui anak perusahaannya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) telah dipercaya oleh TEC Coal Pty Ltd, anak perusahaan dari Stanwell Corporation, untuk melanjutkan layanan pertambangan di Tambang Meandu di Queensland, Australia, melalui perpanjangan kontrak.

Kontrak tersebut diperoleh melalui anak perusahaan BUMA, BUMA Australia Pty Ltd. Perpanjangan kontrak ini akan berlangsung hingga Juni 2026, dengan nilai sekitar AUD200 juta per tahun.

Berdasarkan kontrak yang telah diperbarui, BUMA Australia akan mempertahankan skala operasional saat ini, dengan produksi tahunan sekitar 35 juta bcm dan volume batu bara sekitar 7 juta ton.

Dian Andyasuri, Direktur Delta Dunia Group, mengatakan pihaknya  sangat senang dapat melanjutkan kemitraan yang sukses antara BUMA Australia dengan Stanwell Corporation. Dia bilang, perpanjangan kontrak ini menegaskan kontribusi penting BUMA Australia bagi kesuksesan klien kami, sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam membangun kemitraan jangka panjang.

“Delta Dunia Group bangga atas dedikasi BUMA Australia dalam memberikan layanan pertambangan yang unggul dan dapat diandalkan, membina hubungan erat dengan komunitas, dan menjalankan tanggung jawab lingkungan seiring dengan kemajuan proyek Tambang Meandu, sekaligus menetapkan standar baru keunggulan dan keberlanjutan di industri ini.” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip, Selasa, 1 Oktober 2024.

Dapun BUMA Australia telah mengoperasikan proyek Tambang Meandu sejak 2021 dan akan terus mengawasi seluruh aspek operasional tambang. Aspek operasional ini mencakup tanggung jawab sebagai Site Senior Executive (SSE), perencanaan tambang, pengeboran, peledakan, overburden removal, penambangan batu bara, serta pengelolaan pabrik penanganan dan pengolahan batu bara.

Selain itu, BUMA Australia akan mengawasi kegiatan rehabilitasi, pekerjaan sipil, serta pemeliharaan peralatan fasilitas bergerak dan tetap.

Sementara itu CEO BUMA Australia, Colin Gilligan mengatakan perpanjangan kontrak ini tidak hanya menegaskan keahlian BUMA Australia dalam menyediakan layanan pertambangan yang komprehensif, tetapi juga menunjukkan komitmen kami untuk tumbuh bersama ekonomi lokal dan memberdayakan komunitas.

“Kami berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja lokal dan menciptakan lingkungan kerja yang beragam serta inklusif. Fokus kami pada keberagaman dan keterlibatan masyarakat adat memastikan bahwa semua karyawan merasa dihargai dan didukung,” jelas dia.

Dengan berinvestasi pada talenta lokal dan mendukung keberagaman, kata Colin, pihaknya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial di wilayah South Burnett. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait