Market Hari Ini 12 Jun 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Anak Usaha Pelindo Siap Bagi Dividen hingga Ratusan Miliar

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025.

IPCC siap cairkan dividen final Rp86,69 per saham pada 10 Juli 2026. Total alokasi dividen tunai mencapai Rp205,21 miliar dari laba bersih tahun buku 2025.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Daftar Isi

  1. 01 Jadwal Lengkap Distribusi Dividen Tunai Final IPCC Buku 2025

KABARBURSA.COM – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026 di Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Senior Manager Sekretaris Perusahaan Indonesia Kendaraan Terminal Roro Endah Dwi Liesly Puspita Sari dalam laporan resminya menyatakan bahwa perusahaan mengalokasikan 80 persen dari laba bersih untuk dividen. Manajemen telah menyusun jadwal penyerahan hak tersebut agar proses pembayaran berjalan tepat waktu melalui koordinasi bursa.

"Perseroan akan membagikan dividen tunai kepada Pemegang Saham sebesar Rp205.210.175.662," ujar Roro Endah Dwi Liesly Puspita Sari dalam surat keterbukaan informasi kepada otoritas pasar modal. Guyuran keuntungan ini mencerminkan komitmen kuat emiten logistik kendaraan tersebut kepada investor.

Nilai total dividen tunai tersebut setara dengan besaran akumulasi senilai Rp112,853 per lembar saham. Alokasi keuntungan ini dibagi ke dalam dua tahap pendistribusian dana, yaitu dividen interim dan dividen final.

Perusahaan tercatat telah mencairkan sebagian kewajibannya dalam bentuk dividen interim beberapa waktu lalu. Nilai pembayaran dividen awal tersebut berjumlah sebesar Rp47.574.220.207.

Para pemegang saham kala itu menerima dana tunai interim sebesar Rp26,1629 per lembar saham. Dengan demikian, sisa kewajiban yang berstatus sebagai dividen final bernilai total Rp157.635.955.454.

Investor berhak mendapatkan sisa pembagian keuntungan bersih akhir sebesar Rp86,6901 per lembar saham. Pengumuman resmi ini juga sekaligus menjadi sarana pemberitahuan langsung tanpa adanya surat edaran khusus secara mandiri.

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa dana tunai akan ditransfer langsung kepada para pemegang saham yang namanya sah terdaftar. Batas penentuan pemilik rekening investasi yang valid jatuh pada tanggal penentuan daftar pemegang saham.

Pencatatan data investor yang berhak menerima keuntungan tersebut akan ditutup tepat pada pukul 16.00 WIB. Bagi pemegang saham dengan sistem penitipan kolektif, aliran dana akan masuk secara otomatis lewat rekening Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Pihak KSEI selanjutnya mengirimkan konfirmasi tertulis secara resmi terkait laporan distribusi dividen final. Informasi tertulis itu dikirimkan langsung kepada perusahaan efek atau bank kustodian tempat pemegang saham bernaung.

Manajemen IPCC mengingatkan bahwa seluruh pembagian dividen tunai final ini tetap terikat aturan perpajakan nasional. Perusahaan akan melakukan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) secara langsung sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.

Bagi pemegang saham berstatus Wajib Pajak Luar Negeri, persentase potongan pajak akan merujuk pada regulasi Pasal 26 Undang-Undang PPh. Investor asing dari negara tanpa kemitraan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) terkena potongan tarif sebesar 20 persen.

Sementara itu, pemegang saham asing dari negara mitra P3B dapat menikmati tarif potongan pemotongan pajak yang lebih rendah. Syaratnya adalah wajib mengunggah dokumen DGT atau SKD ke laman resmi Direktorat Jenderal Pajak.

Dokumen bukti rekam tersebut harus diserahkan kepada KSEI atau Biro Administrasi Efek sebelum batas waktu. Jika investor gagal melampirkan berkas, bursa otomatis menerapkan potongan pajak maksimal sebesar 20 persen.

Jadwal pelaksanaan aksi korporasi ini telah ditentukan secara ketat bersama PT Bursa Efek Indonesia. Pengumuman jadwal serta tata cara resmi pembagian dividen final dirilis serentak pada hari ini, Jumat 12 Juni 2026.

Masa perdagangan saham yang masih mengandung hak dividen atau Cum Dividen diatur dalam dua pembagian pasar. Batas akhir pasar reguler serta pasar negosiasi jatuh pada Jumat, 19 Juni 2026.

Selanjutnya masa Ex Dividen untuk pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan berjalan pada Senin, 22 Juni 2026. Investor yang membeli saham pada tanggal tersebut tidak lagi berhak mendapatkan dana dividen final.

Untuk perdagangan di pasar tunai, masa Cum Dividen ditetapkan jatuh bersamaan dengan Recording Date pada Selasa, 23 Juni 2026. Sedangkan hari perdagangan Ex Dividen pasar tunai menyusul keesokan harinya pada Rabu, 24 Juni 2026.

Seluruh rangkaian proses aksi korporasi IPCC ini akan mencapai puncaknya pada bulan depan. Manajemen menetapkan tanggal pembayaran dividen tunai final secara serentak pada Jumat, 10 Juli 2026.(*)

 

Jadwal Lengkap Distribusi Dividen Tunai Final IPCC Buku 2025

NoTahapan Kegiatan Aksi KorporasiTanggal PelaksanaanKeterangan Batas Waktu Regulasi
1Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan10 Juni 2026Berlokasi di Museum Maritim Indonesia 
2Pengumuman Resmi Jadwal & Risalah12 Juni 2026Dirilis di situs resmi BEI dan emiten 
3Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi)19 Juni 2026Batas akhir kepemilikan saham berhak dividen 
4Ex Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi)22 Juni 2026Perdagangan saham tanpa hak dividen final 
5Recording Date (Daftar Pemegang Saham)23 Juni 2026Penutupan data investor berhak pukul 16.00 WIB 
6Cum Dividen (Pasar Tunai)23 Juni 2026Bersamaan dengan hari Recording Date 
7Ex Dividen (Pasar Tunai)24 Juni 2026Satu hari bursa setelah Cum Dividen tunai 
8Tanggal Pembayaran Dividen Tunai10 Juli 2026Pencairan dana langsung ke rekening investor 

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait