Market Hari Ini 02 Jan 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

Analis Prediksi Harga Nikel Akan Lanjut Turun

Analis Prediksi Harga Nikel Akan Lanjut Turun
Analis Prediksi Harga Nikel Akan Lanjut Turun

Daftar Isi

  1. 01 Logam Industri (US per metrik ton)

KABARBURSA.COM - Ekspansi produksi nikel di Indonesia menjadi pemicu penurunan harga komoditas logam ini. Sepanjang tahun 2023, harga nikel mengalami penurunan sebesar 44.74 persen, mencatatkan penurunan terdalam dibandingkan dengan logam lainnya.

Penurunan harga nikel ini menjadi yang paling signifikan sejak tahun 2008. Sementara itu, harga tembaga mengalami kenaikan tipis sebesar 2.2 persen sepanjang tahun 2023, sedangkan harga timah menguat sebanyak 24.5 persen selama setahun penuh. Adapun harga bijih besi mengalami kenaikan sebesar 20 persen di pasar Singapura.

Tren penurunan harga logam ini dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian pertumbuhan China. Indeks enam logam di London Metal Exchange mengalami penurunan sebesar 5.6 persen sepanjang tahun 2023, yang merupakan penurunan untuk tahun kedua.

Meskipun pasokan nikel terus berkembang, konsumsi tidak menunjukkan perbaikan, demikian kata analis Huatai Futures. Investor meyakini bahwa harga nikel akan terus menurun, dengan posisi net-short nikel menjadi yang terbesar di antara logam lain di Shanghai Futures Exchange dalam enam bulan terakhir.

Hasan Barakwan, analis BRI Danareksa Sekuritas, memproyeksikan kelebihan pasokan nikel akan terus terjadi. Proyeksi ini didorong oleh peningkatan produksi nikel dari Indonesia dan beroperasinya smelter baru nikel kelas 1 di China.

Alif Ihsanario, analis MNC Sekuritas, menyatakan ketidakpastian masih melingkupi nasib nikel pada tahun depan. Lesunya aktivitas ekonomi China dan penurunan sektor properti di negara panda tersebut turut menjadi faktor yang mempengaruhi prospek nikel.

Logam Industri (US per metrik ton)

  • Nikel: $16,603 (↓ 39.94 persen)
  • Timah: $25,415 (↑ 2.45 persen)
  • Tembaga: $8,559 (↑ 2.23 persen)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait