Market Hari Ini 02 Feb 2024 Penulis: Pramirvan Datu Editor: Tim Editorial

APPI Respons Mogok Pemain Kalteng Putra

APPI Respons Mogok Pemain Kalteng Putra
APPI Respons Mogok Pemain Kalteng Putra

KABARBURSA.COM - Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dengan tegas mempertahankan para pemain Kalteng Putra yang tengah dihadapkan pada ancaman sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI dan potensi konsekuensi hukum.

Aksi mogok bertanding yang dilakukan oleh para pemain Kalteng Putra dalam pertandingan melawan PSCS Cilacap pada 27 Januari lalu menjadi sorotan. APPI mengharapkan sikap Komdis yang objektif, bijaksana, dan mampu memenuhi prinsip keadilan ketika mengambil keputusan terkait permasalahan yang melibatkan para pemain Kalteng Putra, ungkap Presiden APPI, Andritany Ardhiyasa di Jakarta, Jumat 2 Februari 2024.

Pada tanggal 31 Januari dan 1 Februari, para pemain Kalteng Putra telah menghadiri sidang Komdis PSSI sebagai respons terhadap pemogokan mereka. Dalam sidang tersebut, para pemain menjelaskan bahwa aksi mogok bertanding dilakukan sebagai bentuk protes karena belum menerima hak gaji mereka selama satu hingga dua bulan.

Mereka juga menyampaikan bahwa aksi ini merupakan hasil dari upaya musyawarah yang tidak membuahkan hasil positif karena kurangnya itikad baik dari pihak klub. Selain itu, Kalteng Putra melaporkan pemain-pemainnya ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik.

"Andaikan para pemain yang belum menerima gaji ini malah dilaporkan ke polisi oleh klubnya dan dihukum PSSI, itu tragis!" tegas Andritany.

APPI mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait kasus tunggakan gaji yang sering kali menimpa pemain, seperti yang terjadi pada pemain Kalteng Putra. APPI berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) dapat lebih serius dan ketat dalam melakukan verifikasi keuangan klub di masa mendatang, sehingga permasalahan tunggakan gaji pemain tidak terulang.

"Momen seperti ini membuat kita sangat menyesal dan kejadian tunggakan gaji seperti yang saya sampaikan ini masalah yang klasik dan terus berulang. PSSI dan PT Liga seharusnya lebih serius dan ketat dalam memverifikasi klub ke depannya agar kasus ini tidak terulang," ungkap Officer Legal APPI, Riza Hufaida.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
PR
Redaktur Pelaksana

Pramirvan Datu

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait