Market Hari Ini 13 May 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

ARCI Bidik Produksi Emas Naik 15 Persen pada 2026

Harga emas global yang masih tinggi mendorong ARCI mempercepat ekspansi tambang dan peningkatan kapasitas pabrik pengolahan.

ARCI menargetkan produksi emas naik 15 persen pada 2026 didukung ekspansi tambang bawah tanah dan peningkatan kapasitas pabrik.

ARCI menyiapkan ekspansi tambang dan peningkatan kapasitas pabrik untuk menopang pertumbuhan produksi emas mulai 2026. (Foto: Dok. Archi Indonesia)
ARCI menyiapkan ekspansi tambang dan peningkatan kapasitas pabrik untuk menopang pertumbuhan produksi emas mulai 2026. (Foto: Dok. Archi Indonesia)

KABARBURSA.COM – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menegaskan strategi bisnis perusahaan tetap berfokus pada produksi emas jangka panjang dan kesinambungan tambang. 

Perusahaan menyebut pola produksi yang terlihat lebih konservatif pada akhir 2025 hingga awal 2026 merupakan bagian dari strategi penambangan berkelanjutan.

Direktur Utama ARCI Rudy Suhendra mengatakan perusahaan tidak sengaja menahan produksi untuk memanfaatkan kenaikan harga emas global.

“PT Archi Indonesia adalah perusahaan tambang, bukan trader,” ujar Rudy dalam Paparan Publik Tahun Buku 2025, dikutip Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut dia, fokus utama perusahaan adalah menjalankan produksi dan penjualan sesuai rencana operasional yang telah disusun. Manajemen juga menyesuaikan sequence mining dengan kebutuhan produksi jangka pendek dan jangka panjang.

Rudy mengatakan kondisi produksi kuartal IV 2025 dan kuartal I 2026 bukan disebabkan hambatan operasional. Pola tersebut merupakan bagian dari tahapan penambangan yang telah dirancang sebelumnya.

“Kami percaya bahwa dengan kondisi market saat ini harga emas ke depan akan stabil dan ada potensi mengalami kenaikan,” kata Rudy.

Meski demikian, manajemen menyebut arus kas tetap menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam menjaga keberlanjutan proyek dan ekspansi tambang.

Di sisi lain, ARCI menargetkan produksi 2026 meningkat 15 persen dibanding 2025. Perusahaan juga tengah menjalankan proyek peningkatan kapasitas pabrik pengolahan dari 4 Mtpa menjadi 6 Mtpa.

Selain ekspansi fasilitas pengolahan, ARCI juga mulai membuka tambang bawah tanah baru di kawasan Marawuwung untuk menopang pertumbuhan produksi jangka panjang.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait