Market Hari Ini 07 Mar 2024 Penulis: KabarBursa.com Editor: Tim Editorial

AS Bawa Rp39 Miliar untuk Proyek IKN, Niat Investasi?

AS Bawa Rp39 Miliar untuk Proyek IKN, Niat Investasi?
AS Bawa Rp39 Miliar untuk Proyek IKN, Niat Investasi?

KABARBURSA.COM-Kunjungan resmi utusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah tiba di Indonesia pada Kamis 7 Maret 2024. Kehadiran tokoh tersebut terkait dengan proyek penting bagi Indonesia, yaitu ibu kota baru, Ibu Kota Nusantara (IKN).

Diketahui bahwa pemerintah AS memberikan hibah dana hingga US$ 2,49 juta (sekitar Rp 39 miliar) untuk pembangunan IKN. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung dua program yang terkait dengan pengembangan teknis IKN.

Pertama, dana tersebut akan digunakan untuk memberikan bantuan teknis dalam pengembangan desain detail, pengembangan teknis, dokumen pengadaan, serta strategi pengembangan kota yang cerdas, berkelanjutan, dan hijau. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Badan Perdagangan dan Pembangunan AS (USTDA), Enoh Ebong, dalam konferensi pers di Jakarta.

Kedua, pada bulan April mendatang, rencananya akan diadakan kunjungan delegasi dari Indonesia ke beberapa kota di AS seperti New York, Texas, dan California untuk bertemu dengan mitra bisnis di sana, ungkapnya.

Ebong menambahkan bahwa mereka akan mengunjungi IKN pada Jumat mendatang dan akan mengumumkan program-program lebih lanjut. Menurutnya, kunjungan tersebut akan membuka peluang kerja sama baru yang menjanjikan.

Dalam merespons bantuan ini, Kepala Otoritas IKN, Bambang Susantono, menyambutnya dengan positif. Menurutnya, IKN akan menjadi kota yang cerdas, kuat, dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia memberikan makna baru dalam singkatan IKN. Menurutnya, huruf 'I' dalam IKN mewakili Investasi, mengingat 80persen pendanaan IKN akan berasal dari sektor swasta, sedangkan 20persen akan didukung oleh pemerintah.

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
KA
KabarBursa.pro Editorial Team

KabarBursa.com

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait