Market Hari Ini 29 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Asing Masih Jualan, BUMI hingga BMRI Dilepas di Sesi I

Tekanan jual investor asing terlihat pada sejumlah saham besar dan lapis dua, mencerminkan arus keluar dana di tengah perdagangan sesi pertama.

Asing mencatat net sell di sesi I dengan tekanan jual pada BUMI, BNBR hingga BMRI. Ini daftar saham yang dilepas.

Asing mencatat net sell besar dengan BUMI, BNBR, dan BMRI sebagai saham yang paling banyak dilepas di sesi I. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
Asing mencatat net sell besar dengan BUMI, BNBR, dan BMRI sebagai saham yang paling banyak dilepas di sesi I. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

Daftar Isi

  1. 01 Sejumlah Saham Tetap Diborong Asing

KABARBURSA.COM – Investor asing mencatatkan tekanan jual yang dominan pada sesi I perdagangan Rabu, 29 April 2026. Sejumlah saham masuk dalam daftar penjualan bersih terbesar di tengah kondisi pasar yang masih dibayangi arus keluar dana.

Data yang dihimpun oleh Kabarbursa.com menunjukkan total volume jual asing mencapai 4,90 miliar saham. Sementara volume beli tercatat sebesar 4,56 miliar saham. Dengan demikian, terjadi net sell sebesar 335,73 juta saham pada sesi I perdagangan.

BUMI menjadi saham dengan penjualan bersih asing terbesar. Volume jual tercatat 327,84 juta saham, lebih tinggi dibandingkan volume beli 232,85 juta saham. Selisih tersebut menghasilkan net sell sebesar 94,99 juta saham.

Posisi berikutnya ditempati BNBR dengan net sell sebesar 73,4 juta saham. Volume jual tercatat 101,38 juta saham, sedangkan volume beli sebesar 27,98 juta saham. PADI juga masuk dalam daftar dengan net sell sebesar 66,91 juta saham.

Tekanan jual berlanjut pada PPRE yang mencatat net sell sebesar 57,16 juta saham. Saham perbankan juga masuk dalam daftar, dengan BMRI mencatat net sell sebesar 47,49 juta saham. BIPI turut mencatat net sell sebesar 43,96 juta saham.

Selain itu, LAPD mencatat net sell sebesar 37,14 juta saham. KOTA mencatat penjualan bersih asing sebesar 34,77 juta saham. BBCA juga masuk dalam daftar dengan net sell sebesar 24,98 juta saham.

DEWA melengkapi daftar saham dengan tekanan jual asing. Saham ini mencatat net sell sebesar 24,02 juta saham pada sesi I perdagangan hari ini.

Sejumlah Saham Tetap Diborong Asing

Di tengah tekanan jual tersebut, beberapa saham justru mencatatkan pembelian bersih oleh investor asing. 

Total volume beli asing tercatat sebesar 4,56 miliar saham, sementara volume jual mencapai 4,90 miliar saham. Dengan demikian, terjadi net sell sebesar 335,73 juta saham pada sesi I perdagangan hari ini.

Di tengah kondisi tersebut, GOTO menjadi saham dengan pembelian bersih asing terbesar. Volume beli mencapai 2,25 miliar saham, sedangkan volume jual 2,03 miliar saham, sehingga mencatatkan net buy sebesar 222,05 juta saham.

Posisi berikutnya ditempati COAL dengan net buy 42,76 juta saham. Volume beli tercatat 49,81 juta saham dan volume jual 7,05 juta saham. MIDI dan MDIA juga masuk dalam daftar dengan masing-masing net buy sebesar 19,38 juta saham dan 19,23 juta saham.

Saham lain yang turut mencatatkan pembelian bersih asing antara lain MEDC dengan 14,31 juta saham dan BKSL sebesar 13,48 juta saham. Selain itu, BCAP mencatat net buy 12,4 juta saham, diikuti FORE sebesar 10,94 juta saham dan APLN sebesar 10,79 juta saham.

TAPG melengkapi daftar dengan net buy sebesar 8,91 juta saham. Data ini menunjukkan adanya konsentrasi pembelian pada sejumlah saham tertentu di tengah tekanan jual secara keseluruhan di pasar.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait