Market Hari Ini 05 Mar 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Asing Masuk Besar ke BIPI dan GOTO di Sesi Siang

Data perdagangan menunjukkan arus beli investor asing terkonsentrasi pada sejumlah saham teknologi, properti, dan perbankan.

Investor asing mencatat net buy besar pada saham BIPI dan GOTO hingga sesi siang perdagangan 5 Maret 2026. Sejumlah saham bank dan properti juga masuk daftar.

asing masuk saham, net foreign buy, saham BIPI, saham GOTO, arus dana asing BEI, saham diborong asing, top foreign buy saham, investor asing BEI, saham paling dibeli asing, pergerakan saham BIPI, pergerakan saham GOTO, transaksi saham BEI, saham bank diborong asing, saham properti BEI, foreign flow saham Indonesia, bursa efek indonesia, aktivitas asing di saham, saham BMRI BBCA asing, data perdagangan saham, saham yang dibeli asing hari ini. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)
asing masuk saham, net foreign buy, saham BIPI, saham GOTO, arus dana asing BEI, saham diborong asing, top foreign buy saham, investor asing BEI, saham paling dibeli asing, pergerakan saham BIPI, pergerakan saham GOTO, transaksi saham BEI, saham bank diborong asing, saham properti BEI, foreign flow saham Indonesia, bursa efek indonesia, aktivitas asing di saham, saham BMRI BBCA asing, data perdagangan saham, saham yang dibeli asing hari ini. (Foto: Dok. Kabarbursa.com)

KABARBURSA.COM – Arus dana asing tercatat masuk ke sejumlah saham pada perdagangan sesi I Kamis, 5 Maret 2026. 

Data yang dihimpun Kabarbursa.com, menunjukkan BIPI dan GOTO menjadi dua saham dengan pembelian bersih asing terbesar hingga pertengahan hari.

BIPI menempati posisi teratas dalam daftar tersebut dengan net foreign buy sebanyak 212.075.400 saham. Total pembelian asing pada saham ini tercatat 643.533.400 saham, sementara penjualan asing mencapai 431.458.000 saham.

GOTO berada di posisi kedua dengan net foreign buy 132.455.650 saham. Sepanjang sesi perdagangan hingga siang hari, investor asing membukukan pembelian 349.285.228 saham dan penjualan 216.829.578 saham pada saham perusahaan teknologi tersebut.

Di posisi berikutnya terdapat BNBR dengan pembelian bersih asing 29.051.000 saham. Total pembelian asing pada saham BNBR tercatat 88.656.500 saham, sementara penjualan mencapai 59.605.500 saham.

BKSL menempati posisi keempat dengan net foreign buy 24.967.500 saham, dari total pembelian 62.374.100 saham dan penjualan 37.406.600 saham.

Selanjutnya, BUVA mencatat net foreign buy 10.712.800 saham, dengan pembelian asing 50.207.100 saham dan penjualan 39.494.300 saham.

Beberapa saham lain yang juga mencatatkan pembelian bersih asing cukup besar antara lain IRSX dengan 10.553.100 saham, BBTN 8.805.600 saham, KPIG 8.130.100 saham, serta BMRI 8.089.437 saham.

ACES juga masuk dalam daftar dengan net foreign buy 7.564.600 saham, disusul BBKP 7.298.200 saham dan ASII 7.021.400 saham.

Sementara itu, sejumlah saham lain yang melengkapi daftar 20 besar pembelian bersih asing hingga sesi siang antara lain CBRE 6.624.300 saham, TAPG 6.338.500 saham, TOSK 6.070.400 saham, WEGE 5.860.600 saham, PWON 5.754.400 saham, PART 5.570.100 saham, BBCA 5.103.396 saham, serta PTBA 4.980.900 saham.

Data tersebut menunjukkan aktivitas pembelian bersih investor asing pada sejumlah saham lintas sektor, mulai dari teknologi, perbankan, properti, hingga energi sepanjang perdagangan sesi siang hari di Bursa Efek Indonesia (BEI). (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait