Market Hari Ini 10 Apr 2026 Penulis: Syahrianto Editor: Yunila Wati

Avian (AVIA) Cairkan Dividen Rp1,36 Triliun, Payout 78 Persen

Kinerja laba dan profitabilitas menjadi dasar distribusi dividen dalam RUPS tahunan perusahaan.

AVIA membagikan dividen Rp1,36 triliun dari laba 2025 dengan payout ratio 78 persen.

PT Avia Avian Tbk (AVIA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,36 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. (Foto: Dok. Avia Avian)
PT Avia Avian Tbk (AVIA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,36 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. (Foto: Dok. Avia Avian)

KABARBURSA.COM – PT Avia Avian Tbk (AVIA) memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,36 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Nilai tersebut setara Rp23 per saham dan mencerminkan rasio pembayaran dividen sebesar 78,18 persen dari laba bersih 2025.

Manajemen AVIA menyampaikan bahwa pembagian dividen tersebut merupakan bentuk komitmen kepada pemegang saham. “Pembagian dividen ini mencerminkan komitmen berkelanjutan kepada para pemegang saham,” demikian disampaikan dalam siaran pers perusahaan, Jumat, 10 April 2026.

Keputusan ini telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp654 miliar yang telah dibagikan pada November 2025. Dengan demikian, total dividen final menjadi bagian dari keseluruhan distribusi laba tahun buku 2025.

Kinerja keuangan menjadi dasar utama keputusan tersebut. Sepanjang 2025, AVIA mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,7 triliun, meningkat Rp80 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Margin laba bersih tercatat sebesar 21,5 persen di tengah kondisi pasar yang disebut tetap menantang. Kinerja ini mencerminkan pengendalian biaya dan efisiensi operasional yang dijalankan perusahaan.

Dari sisi profitabilitas, return on asset (ROA) tercatat sebesar 15,7 persen. Sementara return on equity (ROE) berada di level 18,3 persen pada periode yang sama.

Perusahaan memiliki kebijakan pembagian dividen minimal sebesar 50 persen dari laba bersih. Namun dalam beberapa tahun terakhir, AVIA secara konsisten membagikan dividen dengan rasio di atas 80 persen.

Selain pembagian dividen, perusahaan juga menegaskan disiplin dalam alokasi modal. Prioritas penggunaan dana diarahkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis melalui belanja modal yang terukur.

AVIA juga menjaga fleksibilitas keuangan untuk berbagai kebutuhan strategis. Perusahaan membuka ruang untuk aksi korporasi seperti pembelian kembali saham maupun peluang akuisisi.

Sebagai produsen cat dekoratif, AVIA mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar di Indonesia. Perusahaan disebut menguasai sekitar 26 persen pangsa pasar industri cat dekoratif nasional.

Penguatan fundamental dilakukan melalui inovasi produk dan ekspansi jaringan distribusi. Selain itu, perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

AVIA juga memiliki kapasitas manufaktur yang terintegrasi melalui fasilitas produksi di Sidoarjo dan Serang. Integrasi ini memungkinkan perusahaan memproduksi sebagian bahan baku secara internal.

Penjualan perusahaan didominasi oleh segmen solusi arsitektur dengan kontribusi sekitar 80 persen. Sementara segmen barang dagangan memberikan kontribusi sekitar 20 persen terhadap total penjualan.

Untuk mendukung inovasi, perusahaan memiliki Avian Innovation Center seluas 5.000 meter persegi. Fasilitas ini digunakan untuk riset, pengembangan, dan inovasi produk.

Dari sisi tata kelola, perusahaan telah menerapkan berbagai standar internasional. AVIA mengantongi sertifikasi ISO untuk manajemen mutu, lingkungan, keselamatan kerja, energi, serta keamanan informasi.(*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
SY
Ass. Redaktur

Syahrianto

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait