Market Hari Ini 15 Feb 2026 Penulis: Hutama Prayoga Editor: Tim Editorial

Awal 2026, Obligasi dan Sukuk di BEI Capai Rp14,56 Triliun

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 671 emisi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026

Logo IDX (Foto: Dok. KabarBursa)
Logo IDX (Foto: Dok. KabarBursa)

KABARBURSA.COM - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2026 sebanyak 19 emisi dari 13 emiten dengan nilai Rp14,56 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 671 emisi dengan nilai outstanding sebesar Rp548,61 triliun dan USD134,01 juta, diterbitkan oleh 133 emiten.

"Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 190 seri dengan nilai nominal Rp6.674,24 triliun dan USD352,10 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak tujuh emisi senilai Rp3,69 triliun," kata dia dalam keterangannya dikutip, Minggu, 15 Februari 2026.

Adapun selama satu pekan atau periode 9-13 Februari 2026, Kautsar membeberkan terdapat dua pencatatan obligasi dan satu sukuk di BEI.

Pada Kamis 12 Februari 2026, obligasi Berkelanjutan I Hino Finance Indonesia Tahap II Tahun 2026 yang diterbitkan oleh PT Hino Finance Indonesia mulai dicatatkan di BEI.

"Obligasi ini dicatatkan senilai Rp800 miliar dengan hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi adalah idAA+ (Double A Plus) serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat," ujar Kautsar.

Pada Jumat 13 Februari 2026, Obligasi Berkelanjutan VII Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2026 dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2026 oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mulai dicatatkan di BEI.

Kautsar menyebut masing-masing Obligasi dan Sukuk dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp889 miliar dan Rp210,1 miliar.

"Hasil pemeringkatan PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi dan Sukuk ini adalah AA+(idn) (Double A Plus) dengan Wali Amanat adalah PT Bank Tabungan Negara Tbk," katanya. (*)

Dapatkan Sinyal Pasar Saat Ini

Ikuti kami di WhatsApp Channel dan dapatkan informasi terbaru langsung di ponsel Anda.

Gabung Sekarang

Follow KabarBursa di Google News

Dapatkan berita terbaru KabarBursa langsung dari Google News.

Follow Google News

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi. Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. KabarBursa.com tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.

Jurnalis & Penulis
HU
Ass. Redaktur

Hutama Prayoga

Lihat Karya Penulis Lainnya

Berita Terkait